Hubungan Responsive Feeding Ibu dengan Status Gizi Anak Usia 12-24 Bulan

Authors

  • SY. Sri Devi Universitas Prima Indonesia
  • Tiarnida Nababan Universitas Prima Indonesia
  • Lely Muhibbah Universitas Prima Indonesia
  • Windy Rafionit Universitas Prima Indonesia
  • Dona Andriani Universitas Prima Indonesia
  • Indryani Permata Sari Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1850

Keywords:

balita, responsive feeding, status gizi

Abstract

Status gizi merupakan kondisi perubahan tubuh akibat mengkonsumsi santapan ataupun ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi. Responsive feeding merupakan metode pemberian makan yang fokus pada respons orang tua terhadap sinyal lapar dan kenyang anak, menciptakan interaksi positif dan membantu anak belajar makan sesuai kebutuhan tubuhnya, mencegah makan berlebihan atau kekurangan, serta membangun hubungan emosional yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan responsive feeding ibu dengan status gizi anak usia 12-24 bulan di UPTD RSUD Raja Musa Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey penelitian analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah adalah sebanyak 54 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti mengumpulkan data langsung dari hasil wawancara kepada responden menggunakan kuesioner dan alat ukur yang digunakan pada penelitian ini yaitu Timbanga, Pita Ukur Tinggi Badan dan Tabel Antopometri. Dan Analisa data pada penelitian ini yaitu secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responsive feeding ibu yang memiliki anak usia 12-24 bulan sebagian besar kurang baik sebanyak 28 responden (51,9%). Status gizi balita sebagian besar normal sebanyak 46 responden (85,1%) dan sebagian kecil balita memiliki status gizi yang gemuk sebanyak 1 responden (1,9%). Ada hubungan responsive feeding ibu dengan status gizi anak usia 12-24 bulan dengan p-value 0,016 (p<0,05).

References

Andini, E, N, Udiyono, A, Sutiningsih, D dan Wuryanto, A. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Anak Usia 0-23 Bulan Berdasarkan Composite Index of Anthropometric Failure (CIAF) di Wilayah Kerja Puskesmas Karangayu Kota Semarang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas. 5 (2), Halm : 104-1112.

Kemenkes RI. (2024). Survey Status Gizi Indonesia. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khadijah dkk. (2025). Hubungan Status Sosial Ekonomi Keluarga dan Status Gizi Pada Anak Usia Dini di Desa Hasahatan Julu. Jurnal Raudhah. 13 (1), hal. 69–80.

Kinanti, S, R, Helmyanti, S dan Pranoto, Y, A. (2025). Hubungan Efikasi Diri Ibu Dan Praktik Responsive Feeding Dengan Status Gizi Balita Di Kabupaten Sleman. Skripis. Universitas Gadjah Mada.

Latempo, N., Sulaeman, S., Syukri, M. (2025). Faktor-Fakyor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Desa Bumi Beringin Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai, Jurnal Pendidikan Keperawatan dan Kebidanan (JPKK).4 (2), 98-109.

Latifah, U., Prastiwi, R. S., & Baroroh, U. (2020). Perilaku Pemberian Makan Responsif Dan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Kebidanan, 10 (2), 143–148.

Notoatmodjo. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Nurwulansari dkk, (2024). Pengaruh Karakteristik Keluarga dan Social Support terhadap Perilaku Responsive Feeding Ibu Balita. JMSWH Journal of Midwifery and Women's Health, pp. 18-23.

Ofiktra, Fifa, D dan Perdana. (2024). Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Pemberian MP-ASI Secara Responsive Feeding Dengan Status Gizi Anak Usia 7–24 Bulan Di Puskesmas Paal V Kota Jambi. Thesis. Universitas Jambi.

Rokhanawati, D, Nuzuliana, R dan Wijhati, E, R. (2023). Pelaksanaan Responsive Feeding Pada Balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan. 12 (2).

Setiadi. (2018). Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan (Edisi 2). Jakarta: Graha Ilmu.

Setiari, T. V., & Yektiningtiyastuti. (2025). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Responsive Feeding Bayi dengan Status Gizi Anak Balita. Faletehan Health Journal, 12 (1), 68–74.

Shidiqah, R, S, Novianti, A, dan Mulyanti, E, Y, et al. (2025). Hubungan Antara Praktik Pemberian Makan Yang Responsif, Efisiensi Diri Ibu, Diversifikasi Makanan, Dan Status Sosioekonomi Dengan Status Gizi Balita. Journal of Indonesian Specialized Nutrition. 3 (1), Halm : 16-30.

WHO. (2022). Perkiraan Gabungan Malnutrisi Anak. https://www.who.int.

Wulandhari. (2024). Pengaruh Edukasi Booklet Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Respronsive Feeding Di Wilayah Kerja Puskesmas Bawan. Journal Of Healthcare Technology And Medicine. 11 (1), Halm : 127-134.

Yulnefia, Y dan Faris, A, R. (2022). Hubungan Frekuensi Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Dengan Status Gizi Anak Usia 6-24 Bulan. Collaborative Medical Journal. 3 (3).

Yuwanti, dkk. (2021). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Cendekia Utama: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 10 (1).

Downloads

Published

2026-04-20

How to Cite

Devi, S. S., Nababan, T., Muhibbah, L., Rafionit, W., Andriani, D., & Sari, I. P. (2026). Hubungan Responsive Feeding Ibu dengan Status Gizi Anak Usia 12-24 Bulan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 75–82. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1850

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.