Hubungan Gangguan Masa Menopause dengan Tingkat Kecemasan pada Ibu Menopause

Authors

  • Emma Oktaviani Universitas Prima Indonesia
  • Verawaty Fitrinelda Silaban Universitas Prima Indonesia
  • Kinanti Sri Hayati Kurnia Universitas Prima Indonesia
  • Deliana Siregar Universitas Prima Indonesia
  • Derma Sari Tanjung Universitas Prima Indonesia
  • Nestalia Laia Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1516

Keywords:

gangguan, kecemasan, menopause

Abstract

Menopouse merupakan keadaan alamiah yang ditandai dengan berhertinya haid selama 12 bulan. Pada masa menopause, wanita akan mengalami penurunan fungsi ovarium yang dapat mengakibatkan penurunan kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita yang menyebabkan tidak adanya respon oosit di ovarium. Wanita menopouse akan mengalami barbagai perubahan baik secara fisik maupun psikis. Perubahan yang terjadi berupa rasa panas (hot flush), insomnia, berkeringat pada malam hari, kerutan pada vagina, konstipasi, penurunan gairah seksual, perubahan berat badan, dan mudah merasa lelah. Sedangkan perubahan psikis yang dapat terajdi seperti merasa depresi, daya ingat menurun, dan mudah tersinggung. Tujuan penelitian untuk menganalisa hubungan gangguan masa menopause dengan Tingkat kecemasan pada ibu menopause. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode analitik studi korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Penelitian ini dilakukan diklinik Elly Klambir V Kebun pada tahun 2021 dengan sampel sebanyak 56 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa skala MRS untuk variabel independen dan HARS untuk variabel dependen. Hasil perhitungan dengan menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) didapatkan nilai p (0,006) < p value (0,05). Artinya terdapat hubungan antara gangguan masa menopause dengan tingkat kecemasan pada ibu menopause di Klinik Elly Klambir V Kebun. Gangguan fisik dan perubahan yang menyebabkan ketidaknyamanan pada masa menopause dapat menimbulkan kecemasan, namun faktor – faktor lain seperti pengetahuan, dukungan sosial, pendidikan dan pekerjaan dapat membantu wanita menopause dalam menerima keadaanya.

 

References

Ali, A. M., Ahmed, A. H., & Smail, L. (2020). Psychological climacteric symptoms and attitudes toward menopause among Emirati women. International journal of environmental research and public health, 17(14), 5028.

Alizamar, A., Fikri, M., & Afdal, A. (2017). Social anxiety of youth prisoners and guidance and counseling services for prevention. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 30-36.

Asifah, M., & Daryanti, M. S. (2021). Pengetahuan Wanita Dalam Menghadapi Menopause Di Pedukuhan Gowok Kabupaten Sleman. JKM (Jurnal

Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 8(2), 180-191.

Avis, N. E., Crawford, S. L., & Green, R. (2018). Vasomotor symptoms across the menopause transition: differences among women. Obstetrics and Gynecology Clinics, 45(4), 629-640.

Badan Pusat Statistik (BPS) diakses dari http://www.bps.go.id/ diakses pada tanggal 28 April 2021 pukul 5.01 am

BKKBN, BPS dan Kemenkes RI. (2018). Survei Demografi dan Kesehatan 2017. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

Bong, M. T., Mudayatiningsih, S., & Susmini, S. (2019). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Menopause Dengan Tingkat Stres. Nursing News:

Jurnal Ilmiah Keperawatan, 4(1).

Febrianti, R. (2019). Persepsi Wanita Tentang Kecemasan Dalam Menghadapi Menopause Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Bulan Kota Medan. Menara Ilmu, 13(8).

Haris, H., Alfira, N., & Angriani, A. (2018). Relationships Of Physical Change With Anxiety Levels In Menopause Women. Jurnal Life Birth, 2(3), 108-116.

Hawari, D. (2016). Manajemen Stres Cemas dan Depresi. Jakarta: FKUI.

Heidari, M., Ghodusi, M., & Rafiei, H. (2017). Sexual self-concept and its relationship to depression, stress and anxiety in postmenopausal women. Journal of menopausal medicine, 23(1), 42.

Heinemann, L. A., Potthoff, P., & Schneider, H. P. (2003). International versions of the menopause rating scale (MRS). Health and quality of life outcomes, 1(1), 1-4.

Hurlock, E.B. (2012). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Ifdil, I., Denich, A. U., & Ilyas, A. (2017). Hubungan body image dengan kepercayaan diri remaja putri. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(3), 107-113.

Irianto. (2014). Gizi Seimbang dalam Kesehatan Reproduksi. Bandung: Alfabeta

Juwita, L. (2020). Hubungan Pengaturan Emosi Positif Antara Citra Tubuh Dan Kualitas Hidup Pada Wanita Masa Menopause. JURNAL KESEHATAN PRIMER, 5(2), 78- 88.

Limilia, P., & Prasanti, D. (2016). Representasi Ibu Bekerja vs Ibu Rumah Tangga di Media Online: analisis wacana pada situs kompasiana.com. Jurnal Ilmiah Kajian Gender, 6(2). 133-154.

Mathew, D. J., Kumar, S., Jain, P. K., Srivastava, D. K., Singh, V., & Krishnappa, K. (2021). Morbidity Patterns among Menopausal Women in Rural Uttar Pradesh, India: A Cross-Sectional Study. Journal of Menopausal Medicine, 27(1), 24.

Midawati, M. (2016). Faktor-Faktor yang Menghalang Wanita Sistem Nasab Ibu Beniaga Sendirian di Pasar-Pasar Rembau Negeri Sembilan. Kaffah: Journal of Gender Studies, 6(1), 3.

Mubarak, W. (2011). Promosi Kesehatan untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika. Mulyani, Nina Siti. (2013). Menopause Akhir Siklus Menstruasi pada Wanita di Usia

Pertengahan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Noorma, N. (2017). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Wanita Menopause di Klinik Bank Tabungan Pensiunan Nasional Kota Makassar. Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan, 4(4), 240-254.

Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

profil-kesehatan-indonesia-2014.pdf .http:// www. depkes. go. id/ resources/ download/ pusdatin/profil-kesehatanindonesia/profil-kesehatanindonesia-2014.pdf

Proverawati, A dan Sulistyawati, E. (2016). Menopause dan Sindrom Premenopause, Yogyakarta: Nuha Medika.

Rofi’ah, S., Pusparani, L., & Idhayanti, R. I. (2019). Konseling Dalam Upaya Menurunkan Kecemasan Wanita Perimenopause. Jendela Inovasi Daerah, 2(1), 38-54.

Sasrawita, S. (2017). Hubungan pengetahuan, sikap tentang menopause dengan kesiapan menghadapi menopause di puskesmas pekanbaru. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 2(2), 117-123.

Septiani, M., & Muslihati, C. (2019). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kecemasan Dalam Menghadapi Menopause Di Desa Meunasah Dayah Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE, 5(2), 330-340.

Sikumbang, S. R. (2021). Kecemasan Istri dalam Menghadapi Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Sipahutar Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Pionir, 7(1).

Siregar, R. J. (2021). Hubungan Penegtahuan dengan Tingkat Kecemasan Ibu Perimenopause dalam Menghadapi Menopause di Puskesmas Batangtoru Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Simantek, 5(1), 40-44.

Siti, K. (2018). Systematic Review Depression and Relationships to the Quality of Life Menopause Women.

Suparni, I. E., & Trisnawati, Y. (2013). Hubungan Gangguan Masa Menopause Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Menopause Di Desa Dawuhan Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Eduhealth, 4(2).

Suparni, I. E., & Yuli, R. (2016). Menopause masalah dan penanganannya. Deepublish. Suwardi. M. (2018). Belajar & Pembelajaran. Deepublish.

Thompson, E. (2015). Hamilton rating scale for anxiety (HAM-A). Occupational Medicine, 65(7), 601.

Wardani, D. A., Sumiati, & Waisong, Y. (2019). Hubungan Dukungan Suami dengan Kualitas Hidup Perempuan Menopause. Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, 21-30.

Wari, F. E. (2017). Kecemasan Ibu Dalam Menghadapi Perubahan Fisik Masa Menopause Di Desa Sambung Rejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo. Hospital Majapahit (JURNAL ILMIAH KESEHATAN POLITEKNIK KESEHATAN MAJAPAHIT MOJOKERTO), 9(1).

Widaryanti, M. Y., & Dewi, D. K. (2017). Dukungan Sosial Suami dan Penerimaan Diri dengan Tingkat Stres Pada Wanita Menjelang Masa Menopause. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 8(1), 61-67.

Widorini, D. E., Surachmindari, S., & Triningsih, R. W. (2017). Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Dalam Menghadapi Menopause Di Kelurahan Oro-Oro Dowo Kota Malang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(1), 14-21.

Yuneta, A. E. N., Hardiningsih, H., Yunita, F. A., & Sulaeman, E. S. Penyuluhan Persiapan Menghadapi Menopause. PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya, 8(2), 77-80.

Downloads

Published

2026-02-18

How to Cite

Oktaviani, E., Silaban, V. F., Kurnia, K. S. H., Siregar, D., Tanjung, D. S., & Laia, N. (2026). Hubungan Gangguan Masa Menopause dengan Tingkat Kecemasan pada Ibu Menopause. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(1), 219–228. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1516

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.