Efektivitas Pemberian Amlodipine melalui Sublingual dan Via Oral dalam Menurunkan Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1497Keywords:
amlodipine, hipertensi sublingual, oralAbstract
Hipertensi merupakan kondisi serius yang dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke, gagal jantung, dan kerusakan ginjal apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu tantangan dalam penanganan hipertensi adalah sulitnya mencapai kontrol tekanan darah yang optimal, terutama akibat ketidak patuhan dalam pengobatan, stres akut, konsumsi alkohol berlebih, atau adanya penyakit penyerta. Pemberian obat antihipertensi yang tepat, disesuaikan dengan karakteritik pasien, sangat penting mencegah komplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian amlodipine melalui sublingual dan via oral dalam menurunkan hipertensi di puskesmas pekauman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain “Quasi pre experiment Nonequivalen kontrol group desain’’ Jumlah sampel sebanyak 54 orang hipertensi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan lembar cheklis dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney Test. Penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat hipertensi setelah diberikan intervensi dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Pemberian amlodipine melalui sublingual dan oral terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pekauman.
References
Sari, I. P., & Putri, R. A. (2021). Perbandingan efektivitas rute sublingual dan oral dalam penatalaksanaan hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(1), 55–63
Septiani, W., & Prasetyo, D. (2023). Perbandingan efektivitas pemberian obat antihipertensi sublingual dan oral pada kondisi emergensi. Jurnal Kedokteran Klinik, 15(1), 33–41.
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Utami, R., & Nugroho, B. (2019). Hipertensi sebagai masalah kesehatan masyarakat global. Jurnal Kesehatan Global, 4(2), 55–62.
WHO. (2021). Hypertension fact sheet. Geneva: World Health Organization.
Adib, M., Rahmawati, F., & Putri, A. (2020). Faktor risiko hipertensi pada masyarakat perkotaan di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 112–120.
Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (2023). Profil Kesehatan Kota Banjarmasin Tahun 2023. Banjarmasin: Dinkes Kota.
Haldi, D., & Lestari, P. (2021). Farmakokinetik amlodipine sublingual dibandingkan oral pada pasien hipertensi. Jurnal Farmasi Klinik, 9(2), 88–95.
Fitriani, N., & Putra, A. (2022). Penggunaan desain quasi eksperimen dalam penelitian keperawatan: Tinjauan metodologis. Jurnal Penelitian Kesehatan, 10(1), 45–53.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Profil kesehatan Indonesia tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan nasional riset kesehatan dasar 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Nurhayati, A., Rahmawati, D., & Pratiwi, S. (2020). Efektivitas pemberian antihipertensi sublingual dibandingkan oral pada pasien hipertensi emergensi. Jurnal Keperawatan Medis, 8(2), 101–108.
Prasetyo, H., Wibowo, A., & Sari, N. (2022). Perbandingan efektivitas pemberian amlodipine oral dan sublingual terhadap penurunan tekanan darah. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(2), 101–108
Rahmah, N., & Setiawan, H. (2022). Prevalensi hipertensi pada masyarakat Indonesia: Analisis Riskesdas 2018–2021. Jurnal Epidemiologi Kesehatan, 10(3), 201–209.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



