Pengaruh Pendidikan Kesehatan Audiovisul Berbahasa Banjar terhadap Pecegahan Demam Berdarah Dengue
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v8i1.1444Keywords:
bahasa banjar, demam berdarah dengue, pencegahan, pendidikan kesehatan audiovisualAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sering terjadi pada musim hujan akibat nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus sebagai vector penular. Kejadian DBD dipengaruhi oleh factor lingkungan dan perilaku masyarakat. Salah satu upaya dalam pencegahan ini yaitu dengan melakukan Pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual yang disesuaikan dengan bahasa local yaitu Bahasa Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berbahasa banjar terhadap upaya pencegahan DBD di Martapura. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest berupa kuesioner untuk menilai upaya pencegahan DBD sebelum dan sesudah pemberian Pendidikan kesehatan. Penelitian ini menggungan Purposive Sampling, dengan 30 orang responden yang dipilih sesui dengan kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan didapatkan hasil p <0,05 artinya terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berbahasa banjar terhadap upaya pencegan DBD di Martapura. Sehingga dapat disimpulakan Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berbahsa banjar berpengaruh secara signifikan terhadap upaya peningkatan pencegahan DBD di Martapura.
References
Agustini, A. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang 3M Plus Terhadap Sikap Keluarga Dalam Pencegahan Demam Berdarah. Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka, 7(2), 93–103. https://doi.org/10.51997/jk.v7i2.75
Badan Pusat Statistik. (2023). Tingkat Penyelesaian Pendidikan Perempuan Lebih Tinggi Dibanding Laki-Laki. Diakses dari [https://data.goodstats.id/statistic/tingkat-penyelesaian-pendidikan-perempuan-lebih-tinggi-dibanding-laki-laki-I9UdM](https://data.goodstats.id/statistic/tingkat-penyelesaian-pendidikan-perempuan-lebih-tinggi-dibanding-laki-laki-I9UdM)
Baitipur, L. N., & Widraswara, R .(2018). Pendidikan Kesehatan Melalui Video Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Praktik PSN DBD. JHE (Journal of Health Education), 3(2), 86–90.
Berliano, Ni Luh Putu E.S, Zaky SA. (2019). Pengaruh pemberian penyuluhan terhadap kemampuan keluarga dalam mendeteksi demam berdarah dengue (dbd) pada anak. Nursing News, no 1 vol (4).
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan .(2023). Profil Kesehatan Kalimantan Selatan. Kota Banjarmasin.
Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI.(2023). Laporan Tahunan 2022 Demam Berdarah Dengue
Fitri, D. E., & Jamiati. (2020). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Metode Audio Visual Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene. Health Care: Jurnal Kesehatan, 9(2), 53-60.
Fitriani, E., Harjatmo, T. P., Wiyono, S., & Marbun, R. M. (2024). Hubungan usia, pendidikan, pekerjaan, dan keterpaparan informasi terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan pola asuh anak stunting pada ibu peserta Program KPG di Puskesmas Grogol Selatan. JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 4(1), 1–10.
Ira Nurmala, dkk. (2018). Promosi Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.
Kemenkes RI. 2022. Profil Kesehatan Indonesia 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI .(2020). Data Kasus Terbaru DBD di Indonesia. In https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20201203/2335899/data - kasus-terbaru-dbd-indonesia/.
Suherman Jaksa, dkk. (2023). Hubungan Persepsi dan Pengetahuan dengan Program Keikutsertaan JKN Mandiri pada Masyarakat Milenial Tangerang Selatan. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan. 19(2)
Knowles, M. S. (1980). The Modern Practice of Adult Education: From Pedagogy to Andragogy. Cambridge Adult Education.
Ningsih, N, K., dkk. (2022). Efektivitas Penggunaan Bahasa Dayak Dalam Edukasi Untuk Meningkatkan Kognitif dan Penurunan Berbasis Index. Jurnal Vokasi Kesehatan (JVK).
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.
Notoatmodjo, S .(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Pare, G, dkk .(2020). ‘Genetic risk for dengue hemorrhagic fever and dengue fever in multiple ancestries’, EBioMedicine, 51.
Republika. (2024, April 16). Kasus DBD di RI Hingga April 2024 Sudah Capai Separuh dari Total Kasus Sepanjang 2023. Retrieved from Republika.id: https://news.republika.co.id/berita/sc1d7t409/kasus-dbd-di-ri-hingga-april-2024-sudah-capai-separuh-dari-total-kasus-sepanjang-2023
Schaefer, T.J., Panda, P.K. and Wolford, R.W .(2024). Dengue fever. In StatPearls.
S. W. Handani, S. Utami and D. Kusmira. (2017) “Visualisasi Pencemaran Air Menggunakan Media Animasi Infografis,” Jurnal Telematika, vol. 10, no. 1, pp. 147-162.
Syafi`udin, M., Wantiyah, W., & Kushariyadi, K. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Metode Brainstorming dan Video terhadap Pengetahuan tentang Demam Berdarah pada Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Puger Kabupaten Jember. Pustaka Kesehatan, 6(1), 141–146.
Wilson, A. L., Courtenay, O., Kelly-Hope, L. A., Scott, T. W., Takken, W., Torr, S. J., & Lindsay, W .(2020). The Importance of vector control fot the control and elimination of vector-borne disease. PLoS Negelcted Tropical Diseases, 14(1), 1–3 1.
World Health Organization .(2024). ‘Demam berdarah dan demam berdarah berat’.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



