Faktor-faktor yang Memengaruhi Penerapan Komunikasi Terapeutik Perawat
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.1347Keywords:
emosi, komunikasi terapeutik, pengetahuan perawat, pendidikan, sikap perawat, usiaAbstract
Komunikasi Terapeutik Merupakan Kompetensi Fundamental Perawat Dalam Memberikan Pelayanan Kesehatan Yang Efektif Dan Berkualitas. Berbagai Faktor Internal Dapat Memengaruhi Keberhasilan Penerapan Komunikasi Terapeutik, Termasuk Pengetahuan, Sikap, Emosi, Pendidikan, Dan Usia Perawat. Oleh Karena Itu Riset ini Bertujuan Untuk Mengetahui Apakah ada hubungan /pengaruh Faktor Pengetahuan, Sikap, Emosi, Pendidikan, Dan Usia Terhadap Penerapan Komunikasi Terapeutik Perawat diUPT Puskesmas Teluk Lecah Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis. Riset ini mempergunakan desain kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan korelasional dan teknik total sampling. Sampel terdiri dari 13 perawat yang bekerja di UPT Puskesmas Teluk Lecah. Analisis data Melalui pengujian Kendall’s tau_b pada variabel independen faktor pengetahuan (correlation coefficien0.623,sig 0.005) , faktor sikap(correlation coeficien 0.522,sig 0.017 ) dan faktor pendidikan(correlation coeficien 0.679,sig0.002) dengan faktor penerapan komunikasi terapeutik perawat hubungan atau pengaruh (ccorrelation coefficient) bernilai sangat positif yaitu nilai correlation coeficien melebihi nilai Alpha 0.05 dan didukung oleh nilai signifikan dari masing-masing variabel tidak melebihi nilai alpha 0.05,Sedangkan hasil uji Kendall’s tau_b pada faktor emosi (ccorrelation coefficient 0.041 ,sig0.850 )dan faktor usia(ccorrelation coefficient 0.305,sig0.156) dengan faktor penerapan komunikasi terapeutik perawat hubungan atau pengaruh (ccorrelation coefficient) antara kedua variabel lemah yaitu nilai ccorrelation coefficient tidak melebihi nilai alpha 0.05 didukung dengan nilai signifikansinya melebihi nilai Alpha.Kesimpulan Bahwa ada hubungan/pengaruh dari faktor pengetahuan,faktor sikap dan faktor pendidikan dengan implementasi komunikasi terapeutik perawat Tetapi tidak ada hubungan/pengaruh secara signifikan diantara faktor emosi dan faktor usia Dengan implementasi komunikasi terapeutik perawat diUPT puskesmas teluk lecah.
References
Northouse, L.L. & Northouse, P.G. (1998). Health Communication: Strategies for Health Professionals
Stuart,G.W,Sundeen,JS.,1988,Keperawatan jiwa(terjemahan),ahli bahasa:achir yani edisi III.Jakarta:EGC
Wilma, M., Inggrid, A., Kerstra, M., & Bensing, J. M. (1999). Factors Related to Nurse Communication With Elderly People. Journal of Advanced Nursing,
Setiadi. (2007). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta : Graha. Ilmu
Arikunto, Suharsimi., dkk. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi. Aksara
Arikunto, Suharsimi. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta atau Bina Aksara. Rineka Cipta.
Priyono & Marnis (2008), Manajemen Sumber Daya Manusia, terbitan Zifatama Publisher, Sidoarjo.
Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta: Jakarta.
Damayanti, M. 2010. Komunikasi Terapeutik dalam Praktik Keperawatan. PT. Refika Aditama : Bandung.
Notoatmodjo. 2011. Kesehatan Masyarakat : Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka. Cipta.
Garson, G. D. (2013). Partial Least Squares: Regression & Structural Equation Models. Asheboro: Statistical Associates Publishing.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta
Muhith, Abdul.,& Siyoto, A.(2018). Aplikasi Komunikasi Terapeutik Nursing &. Healtyi Yogyakarta: CV.
Sarfika, R., Maisa, E. A., & Freska, W. (2018). Buku Ajar Keperawatan Dasar 2: Komunikasi Terapeutik Dalam Keperawatan. Padang: Andalas University Press.
Notoatmodjo, S. 2018, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



