Penerapan Intervensi Head and Position (Semi-Fowler dengan Rotasi Lateral Kiri) pada Tn. K Studi Kasus Pasien Trakeostomi dengan Pneumonia ARDS di Ruang ICU

Authors

  • Putri Fisabili Universitas Harapan Bangsa
  • Adiratna Sekar Siwi Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.1075

Keywords:

ARDS, bersihan jalan napas, pneumonia, rotasi lateral, semi-fowler, trakeostomi

Abstract

Pasien dengan pneumonia yang berkembang menjadi Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) sering mengalami gangguan bersihan jalan napas akibat penumpukan sekret yang berlebihan dan kelemahan refleks batuk. Kondisi ini menuntut intervensi keperawatan yang mampu membantu mengoptimalkan ventilasi serta memfasilitasi pengeluaran sekret. Salah satu intervensi sederhana namun efektif adalah penerapan posisi Semi-Fowler yang dikombinasikan dengan rotasi lateral kiri sebagai bagian dari head and position care. Kasus ini menggambarkan penerapan intervensi posisi Semi-Fowler dengan rotasi lateral kiri pada pasien trakeostomi dengan pneumonia ARDS di ruang ICU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Tindakan dilakukan selama tiga hari dengan posisi kepala dinaikkan 30–45° dan rotasi lateral kiri setiap tiga jam, disertai suction dan nebulisasi sesuai indikasi klinis. Selama intervensi, dilakukan pemantauan tanda-tanda vital, suara napas, karakter sekret, dan hasil analisis gas darah untuk menilai perubahan kondisi respirasi pasien. Hasil menunjukkan adanya perbaikan yang bermakna setelah intervensi. Frekuensi napas menurun dari 29 menjadi 22 kali per menit, saturasi oksigen meningkat dari 94% menjadi 99%, dan kadar PaCO2 menurun dari 89 menjadi 54 mmHg. Sekret yang awalnya kental dan kuning kehijauan menjadi encer dan mudah dikeluarkan, bunyi napas ronkhi berkurang, serta pasien tampak lebih rileks dan nyaman. Perubahan ini menunjukkan peningkatan fungsi ventilasi dan efektivitas bersihan jalan napas. Secara keseluruhan, penerapan posisi Semi-Fowler dengan rotasi lateral kiri terbukti membantu perbaikan kondisi respirasi pasien trakeostomi dengan pneumonia ARDS.

References

Alfarizi, M., Kurniawan, H., & Lestari, N. (2024). Combination of chest physiotherapy and postural drainage on airway clearance in tracheostomy patients. Jurnal Keperawatan Medikal Indonesia, 9(2), 45–52.

Brito, A. L. A., dos Santos, R. M., & Martins, M. C. (2024). Effect of continuous lateral rotation therapy on clinical outcomes in intensive care: A systematic review. Journal of Critical Care Nursing, 17(3), 112–121.

Fitriyani, D., Rahmawati, E., & Sulastri, N. (2023). Efektivitas posisi Semi-Fowler terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien gangguan respirasi di ICU RSUD Loekmono Hadi Kudus. Jurnal Keperawatan Respira, 11(2), 87–94

Handayani, S., Purnawan, I. P., & Dewi, R. S. (2024). Pengaruh posisi Semi-Fowler dan lateral rotation terhadap hasil analisis gas darah pasien ventilator di ICU RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jurnal Keperawatan Margono, 8(1), 15–23.

Ibrahim, N. (2022). Effect of Semi-Fowler position during mechanical ventilation on oxygenation among ICU patients. PSSJN Journal of Nursing, 5(1), 22–29.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman praktik keperawatan kritis di ruang intensif. Jakarta: Direktorat Keperawatan dan Keteknisian Kesehatan.

Merola, R., Rossi, M., & Capasso, A. (2025). Tracheostomy practice in Italian intensive care units: A national survey. Critical Care Reports, 12(1), 15–24.

Novitasari, R., & Yuliani, S. (2023). Efektivitas rotasi posisi lateral terhadap kejadian retensi sekret pada pasien ventilator. Jurnal Keperawatan Klinik, 9(2), 56–63.

Pratiwi, D. N., & Sari, R. M. (2023). Peran posisi Semi-Fowler dalam pencegahan ventilator-associated pneumonia di ICU. Jurnal Keperawatan Nasional, 12(3), 118–125.

Purnamasari, A., & Wahyuni, T. (2024). Pengaruh posisi Semi-Fowler terhadap kenyamanan dan pola napas pasien di ruang intensif RSUD Cibabat Bandung. Jurnal Keperawatan Cendekia, 6(1), 44–51.

Schaller, S. J., Hough, C. L., & Vincent, J. L. (2024). Guideline on positioning and early mobilisation in the critically ill patient. Intensive Care Medicine, 50(2), 191–208.

Widyaningsih, R., Prakoso, F., & Mulyani, S. (2023). Efektivitas nebulisasi bronkodilator terhadap penurunan kekentalan sekret pada pasien trakeostomi. Jurnal Keperawatan Medika, 7(2), 33–39.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Fisabili, P., & Siwi, A. S. (2025). Penerapan Intervensi Head and Position (Semi-Fowler dengan Rotasi Lateral Kiri) pada Tn. K Studi Kasus Pasien Trakeostomi dengan Pneumonia ARDS di Ruang ICU. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), 523–528. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.1075

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.