Case Report: Intervensi Passive Stretching dalam Pengelolaan Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II

Authors

  • Novira Indah Safitri Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Agustaria Budinugroho Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v7i5.607

Keywords:

diabetes mellitus, passive stretching, glukosa darah

Abstract

Diabetes mellitus tipe II merupakan hambatan metabolik yang menyebabkan penambahan tingkatan glukosa darah, sehingga memerlukan penatalaksanaan farmakologis maupun non-farmakologis. Latihan fisik seperti passive stretching telah terbukti dapat meminimalisir kadar glukosa darah terhadap pasien diabetes dan memberi pilihan intervensi pada pasien dengan keterbatasan aktivitas. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mengetahui pengaruh intervensi passive stretching terhadap glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe II. Metode yang digunakan ialah studi kasus yang mengikutsertakan seorang pasien diabetes melitus tipe II dengan memberikan intervensi passive stretching sebanyak dua kali selama 20 menit dengan jeda tiga hari antar sesi. Pengukuran kadar gula darah dilaksanakan sebelum serta sesudah intervensi memakai glucometer. Dalam pengukuran sebelum intervensi pertama, kadar glukosa darah pasien sebesar 230 mg/dL dan sesudah sesi pertama menjadi 247 mg/dL. Pada sesi kedua, intervensi kadar glukosa darah sebelumnya sejumlah 224 mg/dL dan menjadi 215 mg/dL setelah passive stretching. Hasil tersebut sejalan dengan penelitian sebelumnya bahwa latihan stretching secara konsisten dapat meningkatkan uptake glukosa di jaringan otot melalui mekanisme yang sebagian besar dari insulin serta menambah kepekaan insulin. Kesimpulan passive stretching bisa dimanfaatkan sebagai salah satu strategi non-farmakologis agar membantu meminimalisir kadar gula darah terhadap pengidap DM tipe II, terutama untuk pasien dengan keterbatasan gerak.

References

Duncan, B. B., Sowers, J. R., & es Federation. (2025). IDF Diabetes Atlas 11th edition: Global prevalence and projections for 2050. Nephrology Dialysis Transplantation, Advance article. https://doi.org/10.1093/ndt/gfaf177

Jati, R. A., Muchtar, F., & Salsabila, S. (2023). Faktor Risiko Aktivitas Fisik Pada Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Wilayah Kerja Puskesmas Kemaraya Kota Kendari Tahun 2023. KOLONI, 2(2), 328-334. In Jurnal Multidisiplin Ilmu 2(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31004/koloni.v2i2.502

Ludiana, L., & Utami, I. T. (2024). Implementasi Passive Stretching Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(4), 632–641. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/764

Mustofa, E. E., Purwono, J., & Ludiana, L. (2021). Penerapan Senam Kaki Terhadap Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara Tahun 2021. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 78-86 https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/295/181

Pratiwi Liliek, Dina Dewi Anggraeni, Erlyn Hapsari, Eni Rumiyati. (2024). Diabetes Mellitus dan Gestational Diabetes Mellitus. CV Jejak.

Purwaningsih, Y., Hartanto, A. E., & Hendrawati, G. W. (2022). Intervensi Relaksasi: Hipnosis Modifikasi Lima Jari untuk Mengatasi Stres dan Resiliensi Penderita Diabetes Melitus. Penerbit NEM.

Saputri, T. A., Ludiana, L., & Utami, I. T. (2025). Implementasi Passive Stretching Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Cendikia Muda, 5(4), 632-641. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/764

Siregar, H. K., Butar, S. B., Pangaribuan, S. M., Siregar, S. W., & Batubara, K. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Glokosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus di Ruang Penyakit Dalam RSUD Koja Jakarta. Jurnal Keperawatan Cikini, 4(1), 32-39. https://doi.org/https://doi.org/10.55644/jkc.v4i1.97

Suryati, I. (2021). Buku Keperawatan Latihan Efektif Untuk Pasien Diabetes Mellitus Berbasis Hasil Penelitian. Deepublish.

Susilawati, & Rahmawati, R. (2021). Hubungan usia, jenis kelamin dan hipertensi dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok. Arkesmas, 6(1), 15–22. https://doi.org/https://doi.org/10.22236/arkesmas.v6i1.5829

Taheri, N., Mohammadi, H. K., Ardakani, G. J., & Heshmatipour, M. (2019). The effects of passive stretching on the blood glucose levels of patients with type 2 diabetes. Journal of Bodywork and Movement Therapies, 23(2), 394–398. https://doi.org/10.1016/j.jbmt.2018.02.009

Tanwar, M., Sikka, G., Jain, D., & Sharma, A. (2024). Comparison of the effect of passive static stretching exercise of upper and lower extremity on blood glucose levels, functional capacity and lipid profile in patients with type 2 diabetes mellitus. Romanian Journal of Diabetes, Nutrition and Metabolic Diseases, 31(3), 319–326. https://doi.org/10.46389/rjd-2024-1666

Thanaya Putri, A. S., Indrayani Wiwiek Agung, & Ni Luh Nopi Andayan. (2020). PASSIVE STRETCHING MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KOTA DENPASAR.

Thomas, E., Ficarra, S., Nakamura, M., Drid, P., Trivic, T., & Bianco, A. (2024). The Effects of Stretching Exercise on Levels of Blood Glucose: A Systematic Review with Meta-Analysis. Sports Medicine - Open, 10, 15. https://doi.org/10.1186/s40798-023-00661-w

Downloads

Published

2025-10-22

How to Cite

Indah Safitri, N., & Budinugroho, A. (2025). Case Report: Intervensi Passive Stretching dalam Pengelolaan Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(5), 211–218. https://doi.org/10.37287/jpm.v7i5.607

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.