Edukasi dan Pelatihan Senam Kaki Diabetik di Kawasan Pesisir dalam Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes pada Lansia

Authors

  • Glorya Riana Latuperissa STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Wa Ode Nurlina STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Rita Kombong STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Kaifah Abd Rahman STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten
  • Lefina Sarbunan STIKes RS Prof. Dr. J. A. Latumeten

DOI:

https://doi.org/10.37287/jpm.v8i1.1927

Keywords:

diabetes melitus, edukasi kesehatan, lansia, pencegahan komplikasi, senam kaki diabetic

Abstract

Diabetes Melitus pada lansia berkontribusi terhadap meningkatnya risiko terjadinya komplikasi kaki diabetik, yang secara klinis dapat berkembang menjadi ulkus kronis, infeksi, hingga berujung pada amputasi apabila tidak ditangani secara tepat. Lansia sebagai kelompok rentan seringkali mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas fisik serta memiliki tingkat pengetahuan yang masih rendah terkait perawatan kaki mandiri. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam melakukan perawatan kaki melalui edukasi dan pelatihan senam kaki diabetik sebagai upaya pencegahan komplikasi Diabetes Melitus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan pemberdayaan melalui edukasi dan pelatihan pada lansia di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Waihaong sebanyak 20 lansia. Intervensi diawali dengan pemberian edukasi kesehatan secara interaktif menggunakan media visual mengenai risiko komplikasi diabetes dan pentingnya perawatan kaki, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan senam kaki diabetik secara demonstratif dan partisipatif hingga peserta mampu mempraktikkan secara mandiri. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pretest-posttest pengetahuan keterampilan, serta kesadaran  lansia dalam senam kaki diabetik melalui pengamatan. Sebanyak 20 lansia berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan terkait perawatan kaki diabetik. Selain itu, secara psikomotor, peserta mampu memperagakan gerakan senam kaki dengan benar dan mandiri. Secara subjektif, peserta melaporkan penurunan keluhan berupa kesemutan dan kekakuan pada ekstremitas bawah setelah mengikuti pelatihan. Edukasi dan pelatihan senam kaki diabetik efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran lansia terhadap upaya pencegahan komplikasi diabetes secara non-farmakologis.

References

Anwar, A. N. I. A., Gani, A. B., Makmun, A., Sam, A. D. P., & Kanang, I. L. D. (2023). Gambaran Penderita Amputasi Diabetes Melitus di Rumah Sakit Ibnu Sina Mscakassar Tahun 2019-2023. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(8), 573–580. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i8.341

Faswita, W., Nasution, J. D., & Elfira, E. (2023). Perilaku Pencegahan Ulkus Diabetik Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Binjai Kota. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 3(1), 20–28. https://doi.org/https://doi.org/10.51771/jintan.v3i1.400

Kelrey, F., & Kusbaryanto, K. (2021). Media Edukasi Flashcard dan Audio Visual Kesehatan Reproduksi pada Anak Disabilitas Intelektual. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(4). https://doi.org/10.26714/jkj.9.4.2021.833-842

Lubis, R. F., & Kanzanabilla, R. (2021). Latihan Senam dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Bikfokes, 1(3), 177–188.

Luther, M., Haskas, Y., & Kadrianti, E. (2022). Hubungan Self Care Dengan Quality Of Life Penderita Diabetes Melitus TIPE II. JIMPK : Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 2(3), 401–407. https://doi.org/https://doi.org/10.35892/jimpk.v2i3.946

Ni Putu, F. L., Ni Made, A. S., & I Gusti Ayu, R. A. (2023). Pemberian Edukasi Audio Visual Meningkatkan Pengetahuan Dalam Mencegah Penularan Covid-19. Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.36474/caring.v7i1.262

Prihantoro, W., & Aini, D. N. (2023). Penerapan Senam Kaki Diabetes terhadap Nilai Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Di Kel. Krapyak Kec. Semarang Barat Kota Semarang. Proceeding Widya Husada Nursing Conference. https://journal.uwhs.ac.id/index.php/whnc/article/view/562

Putra, A. P., Maulina, N., & Nadira, C. S. (2022). Hubungan Diabetes Melitus Dan Hipertensi Dengan Luas Infark Miokard(Berdasarkan Skor Selvester) Pasien Sindrom Koroner AkutDi Rumah Sakit Umum Cut Meutia Aceh Utara Tahun 2019. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 22(2), 38–45. https://doi.org/10.24815/jks.v22i2.22124

Putri, R. N., & Fadhila, R. (2019). Aktivitas Fisik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Neuropati Perifer : Tinjauan Literatur. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 3(1), 1–7.

Rahmat Maulida, T, C. E. F., & Hermino, A. (2020). Proceeding of Sari Mulia University Nursing National Seminars. Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Self-Care Perawatan Kaki Pada Diabetes Melitus Tipe 2: Literature Review.

Rasyid, A. N., Yulanda, N. A., & Fauzan, S. (2020). Perawatan Kaki Terhadap Perubahan Uji Sensitivitas Kaki pada Penderita DM Tipe 2. Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education, 2(1). https://doi.org/10.26418/tjnpe.v2i1.41834

Sasombo, A., Katuuk, mario E., & Bidjuni, H. (2021). Hubungan Self Care Dengan Komplikasi Diabetes Melitus Pada Pasien Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Klinik Husada Sario Manado. JURNAL KEPERAWATAN, 9(2), 54–62. https://doi.org/https://doi.org/10.35790/jkp.v9i2.36781

Sastra, L., & Despitasari, L. (2020). Faktor-faktor Internal yang Mempengaruhi Self Care Management Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Poliklinik Khusus Penyakit Dalam RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 3(1), 54–65. https://doi.org/https://doi.org/10.36984/jkm.v3i1.73

Sitanggang, B. Y. E., Sari, A., & Syafei, A. (2023). Efektivitas SECARIC Diary dalam Meningkatkan Self-Care dan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. JURNAL PENGABDIAN ILMU KESEHATAN, 3(2), 1–18. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/jpikes.v3i2

Trisnawati, Anggraini, R. B., & Nurvinanda, R. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Ulkus Diabetikum Pada Penderita Diabetes Melitus. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 4(2), 85–94. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/ijnhs.v4i2

Wayunah, W., Hikmawati, K., Khoeriyah, L., & Saefulloh, M. (2024). Length of Illness Influences The Occurrence of Diabetic Neuropathy. HealthCare Nursing Journal, 6(1), 45–52. https://doi.org/10.35568/healthcare.v6i1.4149

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Latuperissa, G. R., Nurlina, W. O., Kombong, R., Rahman, K. A., & Sarbunan, L. (2026). Edukasi dan Pelatihan Senam Kaki Diabetik di Kawasan Pesisir dalam Upaya Pencegahan Komplikasi Diabetes pada Lansia. Jurnal Peduli Masyarakat, 8(1), 79–86. https://doi.org/10.37287/jpm.v8i1.1927

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.