Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Akupressure Mandiri SP6 dan LI4 untuk Mengurangi Dismenore di Kalangan Pelajar
DOI:
https://doi.org/10.37287/jpm.v8i1.1741Keywords:
edukasi kesehatan, kader kesehatan, penemuan kasus, peran keluarga, tuberculosisAbstract
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia dengan angka penemuan kasus yang belum optimal di berbagai daerah. Deteksi dini kasus TBC merupakan strategi penting dalam memutus rantai penularan serta meningkatkan keberhasilan pengobatan. Berdasarkan data di salah satu fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Kediri, cakupan penemuan kasus TBC pada tahun 2025 baru mencapai 57% dari target program sebesar 90%. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini TBC. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penemuan kasus TBC melalui edukasi kepada keluarga pasien TBC dan kader kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang disertai evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Kediri dengan melibatkan keluarga pasien TBC dan kader kesehatan sebagai sejumlah 23 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengertian, gejala, penularan, pencegahan, dan pengobatan TBC serta peran keluarga dalam mendukung keberhasilan pengobatan. Nilai rata-rata pre-test peserta sebesar 76% meningkat menjadi 92% pada post-test. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya deteksi dini serta peran aktif keluarga dan kader dalam menemukan kasus TBC baru di masyarakat. Dengan demikian, edukasi kepada keluarga pasien dan kader kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta mendukung optimalisasi penemuan kasus TBC di fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Kediri.
References
Datiko, D., Jerene, D., & Suarez, P. (2020). Community participation and tuberculosis control: A systematic review. BMC Public Health, 20(1), 1–10.
Darmadi. (2008). Infeksi nosokomial: Problematika dan pengendaliannya. Jakarta: Salemba Medika.
Fadhilah, E. (2019). Perilaku kader dalam penemuan suspek tuberkulosis di masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 13(2), 85–91.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Lee, S., Kim, J., & Park, H. (2023). Community-based health education interventions in infectious disease prevention. BMC Health Services Research, 23(1), 112–120.
Lönnroth, K., Jaramillo, E., Williams, B. G., Dye, C., & Raviglione, M. (2019). Drivers of tuberculosis epidemics: The role of risk factors and social determinants. The Lancet, 384(9959), 224–234.
Manurung, I. F. E. M., et al. (2023). Penemuan kasus tuberkulosis pada ODHA di NTT. Surabaya: Airlangga University Press.
Muninjaya, A. A. G. (2015). Manajemen kesehatan. Jakarta: EGC.
Naga, S. S. (2012). Buku panduan lengkap ilmu penyakit dalam. Yogyakarta: DIVA Press.
Rahman, A., Pratama, R., & Marsin. (2023). Health education program in improving community awareness of infectious diseases. Journal of Public Health Research, 12(1), 55–63.
Saputra, R. G. (2024). Peran keluarga dalam mendukung keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis. Jurnal Keperawatan Indonesia, 27(1), 12–19.
Setiawan, A., Widodo, T., & Kurniawan, D. (2021). Knowledge and compliance of health workers in infection prevention programs. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 145–152.
Simamora. (2004). Faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan berobat penderita TB paru. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Suryani, D., et al. (2022). Effectiveness of health education in improving knowledge of infectious disease prevention. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(3), 215–222.
Tanimura, T., Jaramillo, E., Weil, D., Raviglione, M., & Lönnroth, K. (2018). Financial burden for tuberculosis patients. The Lancet Global Health, 2(10), e605–e611.
World Health Organization. (2023). Global tuberculosis report 2023. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2024). Global tuberculosis report 2024. Geneva: WHO.
Yanti, R. (2021). Community education and tuberculosis prevention behavior. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(3), 210–217.
Yulendasari, R., et al. (2022). The role of community health cadres in tuberculosis case finding. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 45–52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agusta Dian Ellina, Salsabiila Tita Fauziyah, Della Fatma Sari, Meida Sucsesa, Retno Indrawati, Risqi Safitri, Noradila Arisanti, Hesti Restu Kartika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.