Hubungan Pola Konsumsi, Aktivitas Fisik, dan Perilaku Kesehatan dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Pesisir

Authors

  • Fahnidar Rahma STIKes Sakinah Husada
  • Weni Tursini STIKes Dharma Husada Bandung
  • Atika Pohan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa
  • Fiorentina Fiorentina STIKes Sakinah Husada
  • Nurul A’ini STIKes Sakinah Husada

DOI:

https://doi.org/10.37287/jlh.v6i3.2001

Keywords:

aktivitas fisik, hipertensi, masyarakat pesisir, perilaku kesehatan, pola konsumsi

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan utama, khususnya pada masyarakat dengan faktor risiko gaya hidup yang tidak sehat, seperti pola konsumsi, aktivitas fisik, dan perilaku kesehatan. Masyarakat pesisir memiliki karakteristik yang berpotensi meningkatkan risiko hipertensi, seperti pola konsumsi tinggi garam dan keterbatasan akses informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola konsumsi, aktivitas fisik, dan perilaku kesehatan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir di wilayah kerja Puskesmas Sei Tualang Raso. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat pesisir dengan jumlah sampel sebanyak 225 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen meliputi pola konsumsi, aktivitas fisik, dan perilaku kesehatan, sedangkan variabel dependen adalah kejadian hipertensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi (OR = 3,225; p = 0,000), aktivitas fisik (OR = 2,679; p = 0,002), dan perilaku kesehatan (OR = 2,275; p = 0,006) dengan kejadian hipertensi. Analisis multivariat menunjukkan bahwa pola konsumsi merupakan faktor yang paling dominan (Exp(B) = 3,242; p = 0,001), diikuti oleh perilaku kesehatan (Exp(B) = 2,852; p = 0,001) dan aktivitas fisik (Exp(B) = 2,765; p = 0,004). Temuan ini menunjukkan bahwa kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir dipengaruhi oleh kombinasi faktor perilaku dan gaya hidup, dengan pola konsumsi sebagai determinan utama dalam model penelitian ini.

References

Aburto, N. J., Ziolkovska, A., Hooper, L., Elliott, P., Cappuccio, F. P., & Meerpohl, J. J. (2018). Effect of lower sodium intake on health: Systematic review and meta-analysis. BMJ, 346, f1326. https://doi.org/10.1136/bmj.f1326

Afshin, A., Sur, P. J., Fay, K. A., Cornaby, L., Ferrara, G., Salama, J. S., & Murray, C. J. L. (2019). Health effects of dietary risks in 195 countries, 1990–2017: A systematic analysis. The Lancet, 393(10184), 1958–1972. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(19)30041-8

Forouzanfar, M. H., Liu, P., Roth, G. A., Ng, M., Biryukov, S., Marczak, L., & Murray, C. J. L. (2017). Global burden of hypertension and systolic blood pressure. JAMA, 317(2), 165–182. https://doi.org/10.1001/jama.2016.19043

Guthold, R., Stevens, G. A., Riley, L. M., & Bull, F. C. (2018). Worldwide trends in insufficient physical activity from 2001 to 2016. The Lancet Global Health, 6(10), e1077–e1086. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(18)30357-7

He, F. J., Li, J., & MacGregor, G. A. (2020). Effect of longer-term modest salt reduction on blood pressure. BMJ, 368, m315. https://doi.org/10.1136/bmj.m315

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. https://www.kemkes.go.id

Lear, S. A., Hu, W., Rangarajan, S., Gasevic, D., Leong, D., Iqbal, R., & Yusuf, S. (2017). The effect of physical activity on mortality and cardiovascular disease. The Lancet, 390(10113), 2643–2654. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(17)31634-3

Lee, I. M., Shiroma, E. J., Lobelo, F., Puska, P., Blair, S. N., & Katzmarzyk, P. T. (2018). Effect of physical inactivity on major non-communicable diseases worldwide. The Lancet, 380(9838), 219–229. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(12)61031-9

Mills, K. T., Stefanescu, A., & He, J. (2020). The global epidemiology of hypertension. Nature Reviews Nephrology, 16(4), 223–237. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0244-2

Mozaffarian, D., Fahimi, S., Singh, G. M., Micha, R., Khatibzadeh, S., Engell, R. E., & Powles, J. (2019). Global sodium consumption and cardiovascular mortality. Circulation, 130(24), 2202–2212. https://doi.org/10.1161/CIRCULATIONAHA.114.010962

Rahman, A., et al. (2021). Determinan perilaku kesehatan masyarakat pesisir. Unnes Journal of Public Health, 10(2). https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph/article/view/45678

Sari, D., et al. (2020). Kondisi sanitasi dan risiko penyakit pada masyarakat pesisir. Jurnal Berkala Epidemiologi, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.20473/jbe.v8i1.2020.1-10

Stringhini, S., Carmeli, C., Jokela, M., Avendaño, M., Muennig, P., Guida, F., & Marmot, M. G. (2018). Socioeconomic status and cardiovascular risk factors. The Lancet, 389(10075), 1229–1237. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)32380-7

Utami, R., et al. (2022). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap perilaku kesehatan masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan, 18(1). https://doi.org/10.20473/jpk.v18i1.2022.45-54

World Health Organization. (2023). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension.

Downloads

Published

2025-09-28

How to Cite

Rahma, F., Tursini, W., Pohan, A., Fiorentina, F., & A’ini, N. (2025). Hubungan Pola Konsumsi, Aktivitas Fisik, dan Perilaku Kesehatan dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat Pesisir . Journal of Language and Health, 6(3), 263–268. https://doi.org/10.37287/jlh.v6i3.2001