Hubungan Durasi Penggunaan Gawai dengan Kecerdasan Emosional Anak Usia Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.9Keywords:
anak usia sekolah, gawai, kecerdasan emosionalAbstract
Kecenderungan penggunaan gawai secara berlebihan akan menjadikan seseorang bersikap tidak peduli pada lingkungannya baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat. Pada anak-anak, ketidakpedulian ini dapat menumpulkan kemampuan dalam empati, mengekspresikan emosi dengan tepat, mengelola emosi, dan semua itu merupakan aspek dari kecerdasan emosional. Berdasarkan studi pendahuluan ketika orang tua menghentikan penggunaan gawai pada anak maka anak memunculkan reaksi memukul dan marah – marah. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya permasalahan emosional yang terjadi pada anak usia sekolah akibat penggunaan gawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gawai dengan kecerdasan emosional pada anak usia sekolah. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dilakukan secara cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah anak usia sekolah (murid kelas 4 – 6) di sekolah dasar yaitu sebanyak 45 anak, dan jumlah sampel penelitian sebanyak 40 responden, yang ditentukan dengan menggunakan tekhnik simple random sampling. Pengambilan data menggunakan instrument berupa kuesioner. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner durasi penggunaan gawai dan kuesioner kecerdasan emosional anak dan remaja. Instrumen durasi penggunaan gawai r tabel yang menjadi acuan adalah r-hitung > 0,361 dan hasil uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha didapatkan hasil 0,880. Instrumen kecerdasan emosional yang terdiri dari 34 item pernyataan setelah diuji menggunakan rumus Product Moment menunjukkan bahwa terdapat 30 item dengan validitas baik dan empat item dengan validitas buruk dan memiliki nilai korelasi >0,401 dan uji reliabilitasnya dengan menggunakan rumus Kuder-Richardson (KR-21) dengan hasil uji reliabiltas sebesar 0,7961, sehingga memenuhi syarat instrumen yang valid dan reliabel. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu hampir seluruh responden yang menggunakan gawai berlebih, maka memiliki kecerdasan emosional yang cukup yaitu sebanyak 32 responden (80%). Berdasarkan hasil uji analisis spearmen rank rho didapatkan p value = 0,040 <α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada hubungan durasi penggunaan gawai dengan kecerdasan emosional pada anak usia sekolah.
References
Febrina, C., Dewi, S., Mariyana, R., & Febrina, W. (2021). Tingkat Ketergantungan Gadget Pada Anak Usia Sekolah di Kota Bukittinggi. REAL in Nursing Journal, 4(3), 216. https://doi.org/10.32883/rnj.v4i3.1511
Hidayat, A., & Maesyaroh, S. S. (2022). Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 1(5), 356. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v1i5.159
Mumtazah, S. A., Sari, P. M., & Jayanti, N. D. (2023). Hubungan Frekuensi Penggunaan Gadget Terhadap. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4, 2620–2627.
Putri, A. F. A., Ulfa, M., & Rufaindah, E. (2023). Hubungan Pola Asuh Orangtua Dengan Tingkat Ketergantungan Gadget Pada Anak Usia Prasekolah Di Kecamatan Sumber Kabupaten Probolinggo. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 2(2), 69–78. https://doi.org/10.57218/jkj.vol2.iss2.804
Rini, N. M., Pratiwi, I. A., & Ahsin, M. N. (2021). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Sosial Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Educatio, 7(3), 1236–1241. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1379
Rusmianto, A., & Putra, K. P. (2020). Studi Pengetahuan Orang Tua tentang Gawai dan Pemberian Gawai pada Anak Usia 9-12 Tahun. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 135–141. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i1.3475
Sastradiharja, E. J., Sarnoto, A. Z., & Nurikasari, N. (2023). Pengembangan Kecerdasan Emosi Untuk Meningkatkan Sikap Sosial Siswa Sekolah Dasar. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 13(1), 85–100. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v13i1.1424
Suharto, I. P. S., Yunalia, E. M., Jayani, I., Karingga, D. D., & Lindia, H. (2024). CHILDREN ’ S AGE AND PARENTING STYLE IN CHILDREN. INTERNATIONAL JOURNAL OF PATIENT SAFETY AND QUALITY, 1(2), 107–116.
Sunita, I., & Mayasari, E. (2018). Pengawasan Orangtua Terhadap Dampak Penggunaan Gadget Pada Anak. Jurnal Endurance, 3(3), 510. https://doi.org/10.22216/jen.v3i3.2485
Surono, R. N., & Lestari, Y. (2022). Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi Kota Banjarbaru. PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 4(1), 7–15.
Yunalia, E. M., & Etika, A. N. (2020a). Emotional Intelligence Correlation with Self Efficacy in Adolescent. Media Keperawatan Indonesia, 3(3), 137. https://doi.org/10.26714/mki.3.3.2020.137-143
Yunalia, E. M., & Etika, A. N. (2020b). Emotional Intelligence on Peer Conformity in Late Adolescence. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 1724–1731. https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.502
Yunalia, E. M., Jayani, I., Suharto, I. P. S., & Susilowati, S. (2021). Kecerdasan Emosional dan Mekanisme Koping Berhubungan Kdengan Tingkat Stres Akademik Mahasiswa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 9(4), 869–878. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/8559
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



