Pengaruh Kombinasi Pemberian Myofascial Release dan Mobilisasi pada Ankle Injury terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Atlet Sepakbola
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.803Keywords:
foot and ankle ability measure (FAAM), mobilisasi, myofascial releaseAbstract
Pada olahraga sepakbola ankle merupakan area atau regio yang paling banyak terjadi cedera. Sering kali ankle injury mengganggu bakan dapat menyebabkan penurunan tingkat aktivitas fungsional pada atlet. Pada kondisi ini, dapat diberikan intervensi berupa myofascial release dan mobilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi myofascial release dan mobilisasi pada ankle injury terhadap peningkatan aktivitas fungsional atlet sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode one group pre-test and post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet di PSIS Semarang yang berjumlah 21 orang dengan menggunakan tehnik total sampling dikarenakan jumlah atlet dalam tim kurang dari 30 orang. Dengan memberikan perlakuan myofascial release dan mobilisasi. Kemampuan fungsional diukur menggunakan alat ukur Foot and Ankle Ability Measure (FAAM). Hasil: Berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, didapatkan hasil nilai pre-test p (0,020) dan post-test p(0,043). Dari data tersebut diketahui bahwa nilai p<0,05, maka data dikatakan tidak normal. Karena data berdistribusi tidak normal maka uji pengaruh menggunakan Wilcoxon dengan hasil nilai p (0,001). Dari data tersebut diketahui bahwa nilai p<0,05, maka data dikatakan berpengaruh dimana Ha diterima dan H0 ditolak.
References
Akhamd, Ridhani, Julfiani Mardatillah, Bernadus Sadu, Utomo Wicaksono, and Dadan Prayogo. 2024. “Efektifitas Komninasi Myofascial Release Dengan Kinesio Taping Untuk Penurunan Nyeri Pada Lansia Resiko Knee Osteoathritis Di Puskesmas Kendal Kerep.” Journal of Innovation Research and Knowledge 4(3):1–23.
Doroshenko, Eduard, Svitlana Kokareva, Borys Kokarev, Ruslana Sushko, Oleksiy Nikanorov, and Lyudmyla Sushchenko. 2023. “Myofascial Release As a Means of Injury Prevention and Movement Amplitude Recovery in Qualified Football Players.” Physical Education Theory and Methodology 23(2):299–309. doi: 10.17309/tmfv.2023.2.20.
Hamzah, Arfian, Enny Fauziah, and Mar’atus Sa’diah. 2020. “Kombinasi Plyometric Training Dengan Mobilization With Movement Lebih Baik Dibanding Kombinasi Plyometric Training Dengan Strain Counter Strain Dalam Meningkatkan Keseimbangan Dan Range Of Motion Ankle Joint Pada Kasus Chronic Ankle Instability Di Klinik .” FISIO MU: Physiotherapy Evidences 1(2):59–67. doi: 10.23917/fisiomu.v1i2.10702.
Hardyanto, Jovi, and Novita Nirmalasari. 2020. “Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penanganan Pertama Cedera Olahraga Pada Unit Kegiatan Mahasiswa (Ukm) Olahraga Di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.” Jurnal Kesehatan Mesencephalon 6(1). doi: 10.36053/mesencephalon.v6i1.195.
Kolokotsios, Spyridon, Gianna Drousia, Ioannis Koukoulithras, and Minas Plexousakis. 2021. “Ankle Injuries in Soccer Players: A Narrative Review.” Cureus 13(8):8–14. doi: 10.7759/cureus.17228.
Martínez-Aranda, Luis Manuel, Manuel Sanz-Matesanz, Ezequiel David García-Mantilla, and Francisco Tomás González-Fernández. 2024. “Effects of Self-Myofascial Release on Athletes’ Physical Performance: A Systematic Review.” Journal of Functional Morphology and Kinesiology 9(1). doi: 10.3390/jfmk9010020.
nandennagari, sailaja, annam, reshma; nayakanti. 2020. “Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar ISSN : 1907-8153 ( Print ) ISSN : 2549-0567 ( Online ) Efek Penambahan Mobilisasi Scapula Pada Mobilisasi End-Range Pada Penderita Frozen Shoulder Di Rumah Sakit Tadjuddin Chalid Makassar Addition Effect Mobil.” XV(2):174–87.
Rofik, Moh Nur, and Fatkur Rohman Kafrawi. 2022. “Tingkat Pengetahuan Penanganan Cedera Olahraga Metode PRICES.” Jurnal Kesehatan Olahraga 10(02):245–52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



