Literatur Review: Peningkatan Sirkulasi Kaki dengan Stimulasi Listrik pada Penderita Diabetes Mellitus

Authors

  • Kistan Kistan Universitas Sipatokkong Mambo https://orcid.org/0000-0002-7473-6753
  • Najman Najman Institut Batari Toja Bone
  • Megawati Sibulo Institut Batari Toja Bone
  • Irawati Irawati Institut Batari Toja Bone
  • Muhammad Basri Institut Batari Toja Bone

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i4.6

Keywords:

diabetes, sirkulasi kaki, stimulasi listrik

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis yang dapat menyebabkan penderita mengalami gangguan sirkulasi darah perifer, terutama di ektermitas bawah. Kondisi ini meningkatkan risiko ulkus kaki diabetic dan amputasi. Stimulasi listrik (electrical stimulation/ES) merupakan terapi non-farmakologis untuk memperbaiki aliran darah perifer. Tujuan literatur review ini untuk mengetahui pengaruh Simulasi listrik atau Electrical stimulation (ES) terhadap sirkulasi kaki, menganalisis jenis stimulasi dengan outcome klinis seperti aliran darah, suhu kulit, perfusi dengan rentang waktu 10 tahun terakhir. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa sumber Pustaka dari beberapa database jurnal Kesehatan dari tahun 2020-2025, yaitu Scopus, MDPI, Pubmed, Google scholar, dari 2.945 artikel sebanyak 7 artikel ditetapkan oleh penulis yang sesuai dengan kriteria inklusi Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh electrical stimulation/ ES pada perbaikan dan peningkatan sirkulasi kaki pada pasien diabetes mellitus. Seperti makrosirkulasi, intervensi ES terbukti meningkatkan ankle brachial index (ABI), absolute claudication distance (ACD), serta memperbaiki aliran darah perifer secara signifikan. Dari sisi mikrosirkulasi, ES berperan dalam mengaktifkan ekspresi faktor-faktor angiogenik seperti VEGF dan HIF-1α, serta meningkatkan perfusi kulit dan saturasi oksigen jaringan, yang menjadi indikator penting dalam penyembuhan luka kronis. diperlukan studi jangka panjang yang menilai efek klinis berkelanjutan serta mengintegrasikan pendekatan fisiologis dan molekuler dalam desain penelitiannya.

References

Amrullah, S., Ramadhan, R. A., Puspita, D., & Pratama, K. (2025). Risiko Ulkus Kaki Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan, 2(2), 67-73.

Asadi, M. R. (2017). Angiogenic effects of low-intensity cathodal direct current on ischemic diabetic foot ulcersA randomized controlled trial. Diabetes Research and Clinical Practice(Query date: 2025-07-10 00:26:45), 147-155. doi:10.1016/j.diabres.2017.03.012

Dharmajaya, R., & Ariani, Y. (2018). Perbandingan Senam Kaki dan Stimulasi Elektrik terhadap Sirkulasi Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe. Universitas Sumatera Utara,

Dinata, I. G. S., & Yasa, A. A. G. W. P. (2021). Tatalaksana terkini infeksi kaki diabetes. Journal Ganesha Medicina, 1(2), 91-96.

Ellul, C. (2017). The Effectiveness of Calf Muscle Electrostimulation on Vascular Perfusion and Walking Capacity in Patients Living with Type 2 Diabetes Mellitus and Peripheral Artery Disease. Journal Clinical and Translational Research(Query date: 2025-07-10 00:26:45), 122-128. doi:10.1177/1534734617705253

Iskandar, I., Jaya, R. D., & Ariani, Y. (2018). Pengaruh Stimulasi Listrik Terhadap Sirkulasi Kaki Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Paper presented at the Talenta Conference Series: Tropical Medicine (TM).

Najafi, B., Talal, T. K., Grewal, G. S., Menzies, R., Armstrong, D. G., & Lavery, L. A. (2017). Using Plantar Electrical Stimulation to Improve Postural Balance and Plantar Sensation Among Patients With Diabetic Peripheral Neuropathy: A Randomized Double Blinded Study. Journal Diabetes Sci Technol, 11(4), 693-701. doi:10.1177/1932296817695338

Oktalia, A. W., Retnaningrum, Y. R., & Khotimah, S. J. J. S. D. K. (2021). Hubungan antara Penyakit Arteri Perifer dan Kadar Hba1c dengan Tindakan Amputasi Ekstremitas pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda: Relationship between Peripheral Arterial Disease and HbA1c Levels with Amputation of Extremities in Diabetic Foot Ulcer Patients at Abdul Wahab Sjahranie Hospital Samarinda. 3(5), 715-721

Tracy, J. E., Currier, D. P., & Threlkeld, A. J. (1988). Comparison of selected pulse frequencies from two different electrical stimulators on blood flow in healthy subjects. Journal Physical therapy, 68(10), 1526-1532.

Zhao, S., Mehta, A. S., & Zhao, M. (2020). Biomedical applications of electrical stimulation. Journal Cellular molecular life sciences, 77(14), 2681-2699.

Zhou, M., Li, F., Lu, W., Wu, J., & Pei, S. (2018). Efficiency of neuromuscular electrical stimulation and transcutaneous nerve stimulation on hemiplegic shoulder pain: a randomized controlled trial. Journal Archives of physical medicine rehabilitation, 99(9), 1730-1739.

Zulbaran-Rojas, A., Park, C., El-Refaei, N., Lepow, B., & Najafi, B. (2023). Home-Based Electrical Stimulation to Accelerate Wound Healing-A Double-Blinded Randomized Control Trial. Journal Diabetes Sci Technol, 17(1), 15-24. doi:10.1177/19322968211035128

Zulbaran-Rojas, A., Park, C., Lepow, B., & Najafi, B. (2021). Effectiveness of lower-extremity electrical stimulation to improve skin perfusion. Journal of the American Podiatric Medical Association, 111(6).

Downloads

Published

2025-08-08

How to Cite

Kistan, K., Najman, N., Sibulo , M., Irawati, I., & Basri, M. (2025). Literatur Review: Peningkatan Sirkulasi Kaki dengan Stimulasi Listrik pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(4), 39–46. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i4.6

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.