Perilaku Seksual pada Remaja Putri Ditinjau Berdasarkan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi

Authors

  • Siti Hanifatun Fajria Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bantul

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.561

Keywords:

kesehatan reproduksi, pengetahuan, perilaku seksual, remaja

Abstract

Remaja putri berada pada masa transisi yang ditandai dengan rasa ingin tahu tinggi terhadap seksualitas. Data BKKBN menunjukkan banyak remaja belum memahami kesehatan reproduksi dengan benar. Remaja putri merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap dampak negatif perilaku seksual karena secara biologis dan sosial mereka sering berada pada posisi yang lebih lemah. Selain itu, faktor-faktor seperti kurangnya komunikasi dengan orang tua, pengaruh lingkungan, dan minimnya pendidikan kesehatan reproduksi turut memperburuk situasi ini. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk perilaku seksual yang sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pada remaja putri di Kalurahan Imogiri Kabupaten Bantul. Desain penelitian berupa analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan uji statistik Kendall tau. Sampel peneltian ini adalah remaja putri yang tinggal di wilayah Kalurahan Imogiri Kabupaten Bantul sebanyak 95 remaja putri, pengambilan sampel dengan teknik purpossive sampling. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner kemudian analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat.  Hasil penelitian menunjukkan dari 95 responden didapatkan sebanyak 47 (49,5%) responden memiliki tingkat pengetahuan kurang dan sebanyak 59 (62,1%) responden dengan perilaku seksual tidak aman. Ditemukan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku seksual pada remaja putri dengan nilai p-value = 0,020≤0,05.

References

Alwi, A. (2023). Gambaran Perilaku Seksual Remaja Di Indonesia: Literatur Review. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(1), pp. 94–99. Available at: https://doi.org/10.22487/htj.v9i1.660.

APRO, U., EAPR, U. and Institute, B. (2023). Understanding pathways to adolescent pregnancy in Southeast Findings Form Indonesia. Https://Asiapacific.Unfpa.Org/En/Publications/Understanding-Pathways-Adolescent-Pregnancy-Southeast-Asia, pp. 1–110. Available at: https://reliefweb.int/report/indonesia/understanding-pathways-adolescent-pregnancy-southeast-asia-findings-indonesia-july-2023.

Ayuandini, S. et al. (2023). Contemporary pathways to adolescent pregnancy in Indonesia: A qualitative investigation with adolescent girls in West Java and Central Sulawesi. PLOS Global Public Health, 3(10), pp. 1–21. Available at: https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0001700.

Bareghamyan, H.H. et al. (2021). Sexual and reproductive health of adolescent girls. Akusherstvo i Ginekologiya (Russian Federation), 2021(9), pp. 127–136. Available at: https://doi.org/10.18565/aig.2021.9.164-173.

Farahani, F.K. (2020). Adolescents and Young People’s Sexual and Reproductive Health in Iran: A Conceptual Review. Journal of Sex Research, pp. 743–780. Available at: https://doi.org/10.1080/00224499.2020.1768203.

Fatkhiyah, N., Masturoh, M. and Atmoko, D. (2020). Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Abdimas Mahakam, 4(1), pp. 84–89. Available at: https://doi.org/10.24903/jam.v4i1.776.

Hari, F.W. et al. (2025). Karakteristik Perilaku Senam Hamil Pada Ibu Hamil Ditinjau Dari Paritas Dan Pekerjaan. Jurnal Kebidanan, 15(1). Available at: https://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/index.

Kodu, A.D. and Yanuarti, T. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja di SMAN 2 Tambun Selatan. Malahayati Nursing Journal, 4(3), pp. 564–575. Available at: https://doi.org/10.33024/mnj.v4i3.6017.

Kristianti, Y.D. and Widjayanti, T.B. (2021). Hubungan Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Dengan Perilaku Seksual Beresiko pada Remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), pp. 245–253. Available at: https://doi.org/10.37012/jik.v13i2.486.

Mareti, S. and Nurasa, I. (2022). Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Di Kota Pangkalpinang. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 9(2), pp. 25–32. Available at: https://doi.org/10.32539/jks.v9i2.154.

Narti, S. et al. (2024). Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran, 3(1), pp. 40–47. Available at: https://doi.org/10.55018/jakk.v3i1.50.

Nowshin, N. et al. (2022). Sexual and reproductive health and rights of “last mile” adolescents: a scoping review. Sexual and Reproductive Health Matters. Available at: https://doi.org/10.1080/26410397.2022.2077283.

Nursanti, D.P. et al. (2022). Analysis of Adolescent Reproductive Health Knowledge on Premarital Sexual Attitude. Journal for Quality in Women’s Health, 5(2), pp. 189–194. Available at: https://doi.org/10.30994/jqwh.v5i2.160.

Nursanti, D.P. et al. (2023). Education to Increase Adolescents’ Knowledge about Reproductive Health and Premarital Sexuality in Lambako Village. Journal of Community Engagement in Health, 6(2), pp. 63–68. Available at: https://doi.org/10.30994/jceh.v6i2.502.

Pratiwi, D. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada, 7(2), pp. 1–6. Available at: https://doi.org/10.56861/jikkbh.v7i2.56.

Purnama, L.C., Sriati, A. and Maulana, I. (2020). Gambaran perilaku seksual pada remaja. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(2), pp. 301–309. Available at: https://doi.org/10.33024/hjk.v14i2.2761.

Ritamarian, A. (2024). Laporan Kinerja Perwakilan BKKBN Provinsi D.I. Yogyakarta. pp. 26–27. Available at: www.tcpdf.org.

Widiyono and Indriyati, I. (2022). Kaitan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja Laki-Laki. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI), 15(2), pp. 93–99. Available at: https://doi.org/10.47942/jiki.v15i2.1086.

Downloads

Published

2025-10-11

How to Cite

Fajria, S. H. (2025). Perilaku Seksual pada Remaja Putri Ditinjau Berdasarkan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(5), 99–104. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.561

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.