Karakteristik Organoleptik Produk Snack Crunchy Maltine dari Biji Cempedak (Artocarpus Champeden)

Authors

  • Gita Adelia Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Dinda Mutiara Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru
  • Candra Mukti Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.516

Keywords:

biji cempedak, cempedak, hedonic tes, inovasi produk, penerimaan konsumen, snack kering, uji organoleptik

Abstract

Cempedak (Artocarpus champeden), anggota keluarga Moraceae, merupakan buah tropis yang memiliki kemiripan fisik dengan nangka (Artocarpus heterophyllus). Biji cempedak seringkali dibuang, padahal memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menilai tingkat penerimaan konsumen terhadap produk inovatif berupa snack kering "Crunchy Maltine" berbahan dasar biji cempedak. Uji organoleptik dengan metode hedonik dilakukan untuk menilai empat atribut sensori, yaitu rasa, tekstur, aroma, dan warna menggunakan skala hedonik 5 poin. Sebanyak 24 responden mengevaluasi dua varian produk original dan pedas manis. Data dikumpulkan melalui kuesioner uji hedonik yang diisi oleh responden setelah mencicipi produk, dan pengumpulan dilakukan secara daring menggunakan Google Form.  Data dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney untuk melihat perbedaan tingkat kesukaan antara kedua varian. Varian pedas manis memperoleh skor lebih tinggi pada atribut rasa, tekstur, dan warna, sedangkan varian original lebih disukai pada atribut aroma. Rerata skor keseluruhan menunjukkan tingkat penerimaan yang tinggi pada kedua varian (pedas manis: 4,65; original: 4,57), dan analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada seluruh parameter (p > 0,05). Crunchy Maltine berbahan dasar biji cempedak menunjukkan tingkat penerimaan konsumen yang baik dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sekaligus sebagai upaya pemanfaatan sumber pangan lokal yang kurang termanfaatkan.

References

Benita, C., Irianti, B., & Juliana, J. (2023). Pemanfaatan Biji Cempedak Dalam Pembuatan Pasta Dan Perkedel. Jurnal Bangun Manajemen, 2(2), 138–147. https://doi.org/10.56854/jbm.v2i2.225

Budianingsih, Lili., Hadi, Syaiful dan Edwina, S. (2017). Pemanfaatan Tepung Biji Cempedak (Arthocarpus Champeden Sperg.,) Sebagai Substitusi Dalam Pembuatan Kukis. JOM Faperta UR, 4(1), 3–7.

Dahlan, D. N. A. (2020). Analisis Kandungan Serat Kasar dalam Selai Cempedak yang Diperam Secara Tradisional dengan Diperam Menggunakan Karbid. Jurnal Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo, 1(2), 63–71. https://doi.org/10.21093/jtikborneo.v1i2.2018

Fera, M., & Solikhin, A. (2021). Uji Organoleptik Produk Tepung Ampas Tahu. Journal of Technology and Food Processing (JTFP), 1(02), 5–9. https://doi.org/10.46772/jtfp.v1i02.508

Fitmawati, F., Andani, V., & Sofiyanti, N. (2019). Jenis-Jenis Cempedak (Artocarpus Champaden Lour.) Di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Ekotonia: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi Dan Mikrobiologi, 3(1), 35–43. https://doi.org/10.33019/ekotonia.v3i1.756

Khayrah, U., Prangdimurti, E., & Nuraida, L. (2022). Karakteristik dan Evaluasi Prebiotik Tepung Biji Cempedak (Artocarpus champeden). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 27(2), 248–254. https://doi.org/10.18343/jipi.27.2.248

Lamusu, D. (2018). Uji Organoleptik Jal. Jurnal Pengolahan Pangan, 3(1), 9–15.

Marpaung, T. E., & Rahayuni, T. (2023). Formulasi Penambahan Kacang Hijau Pada Susu Nabati Biji Cempedak (Artocarpus integer) Instan. FoodTech: Jurnal Teknologi Pangan, 6(1), 35–42. https://doi.org/10.26418/jft.v6i1.66318

Ni Made Mirah Satya Kanti, & Ni Putu Eka Leliqia. (2023). Studi Literatur Kandungan Fitokimia, Aktivitas Farmakologi, dan Toksisitas Cempedak (Artocarpus integer (Thunb.) Merr.). Prosiding Workshop Dan Seminar Nasional Farmasi, 1, 203–212. https://doi.org/10.24843/wsnf.2022.v01.i01.p17

Noval, N., Appriliani, R., & Oktaviannoor, H. (2021). Evaluasi Pengaruh Konsentrasi Pati Biji Cempedak (Artocarpus champeden) sebagai Bahan Pengisi pada Formulasi Tablet Paracetamol. Jurnal Surya Medika, 6(2), 111–118. https://doi.org/10.33084/jsm.v6i2.2127

Paita, I., Kasim, H., & Aryanto, D. (2015). Pemanfaatan Biji Cempedak Sebagai Subtitusi Tepung Tapioka Dalam Pengolahan Kerupuk. Jurnal Pertanian Terpadu, 3(1), 114–128. https://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/view/99%0Ahttps://ojs.stiperkutim.ac.id/index.php/jpt/article/download/99/88

Raya, J., & City, P. R. (2024). Available Online at : https://journal.aripafi.or.id/index.php/ARDHI.

Restapaty, R., Hidayati, R., & Wahyunita, S. (2020). Pemanfaatan Biji Cimpedak Sebagai Minuman Kesehatan Di Beruntung Jaya Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 5(2), 188–195. https://doi.org/10.31602/jpaiuniska.v5i2.2840

Septiana, N., & Rohmadi, M. (2024). Kualitas Organoleptik Susu Nabati Biji Cempedak (Artocarpus Champeden) Tersuspensi Probiotik Berdasarkan Suhu Penyimpanan. BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan Dan Terapan, 11(1), 68–75. https://doi.org/10.30598/biopendixvol11issue1page68-75

Suryono, C., Ningrum, L., & Dewi, T. R. (2018). Uji Kesukaan dan Organoleptik Terhadap 5 Kemasan Dan Produk Kepulauan Seribu Secara Deskriptif [Descriptive liking and organoleptic test of 5 thousand islands packaging and products]. Jurnal Pariwisata, 5(2), 95–106.

Triandini, I. G. A. A. H., & Wangiyana, I. G. A. S. (2022). Mini-Review Uji Hedonik Pada Produk Teh Herbal Hutan. Jurnal Silva Samalas, 5(1), 12. https://doi.org/10.33394/jss.v5i2.5473

Downloads

Published

2025-10-20

How to Cite

Adelia, G., Mutiara, D., & Mukti, C. (2025). Karakteristik Organoleptik Produk Snack Crunchy Maltine dari Biji Cempedak (Artocarpus Champeden). Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(5), 169–174. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.516

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.