Pengaruh Art Therapy terhadap Emosi dan Perilaku pada Remaja Hospitalisasi

Authors

  • Kitri Wulandari Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Dian Nur Wulanningrum Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Titis Sensussiana Universitas Kusuma Husada Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2616

Keywords:

art therapy, emosi dan perilaku, remaja hospitalisasi

Abstract

Hospitalisasi pada remaja dapat menyebabkan perubahan emosi dan perilaku, seperti kecemasan, ketakutan, penarikan diri secara sosial, serta kesulitan beradaptasi dengan lingkungan rumah sakit. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut adalah terapi seni sebuah bentuk terapi yang menggunakan kegiatan menggambar sebagai sarana untuk mengekspresikan emosi dan mengurangi dampak psikologis selama masa perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh terapi seni terhadap emosi dan perilaku remaja yang menjalani rawat inap. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test pada satu kelompok tanpa kelompok kontrol. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih sampel yang terdiri dari 43 remaja yang sedang menjalani rawat inap dengan rentang usia 11–18 tahun. Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ) digunakan sebagai instrumen penelitian dan telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas pada penelitian sebelumnya. Uji validitas dilakukan melalui analisis butir, pada aspek Strengths nilai daya diskriminasi setiap aitem berkisar 0,0391-0,503 sedangkan pada aspek Difficulties berkisar antara 0,000-0,530. Hasil uji reliabilitas kuesioner SDQ dengan menggunakan Cronbach Alpha menunjukkan nilai reliabilitas pada aspek Strengths berupa 0,675, sedangkan pada aspek Difficulties  sebesar 0,705. Data dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat, khususnya uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 11–13 tahun (48,8%), berjenis kelamin laki-laki (51,2%), dan telah menjalani rawat inap selama dua hari (55,8%). Hasil uji menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (<0,05); dengan demikian, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Kesimpulannya, art therapy memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perbaikan kondisi emosi dan perilaku remaja yang hospitalisasi di RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Surakarta. Intervensi ini dapat menjadi terapi non-farmakologis yang mendukung asuhan keperawatan dalam memfasilitasi adaptasi psikologis remaja selama masa perawatan di rumah sakit.

References

Asyia, D. A. N., Dameni, G., Sinurat, N., Izza, N., Dianto, S. A., & Apsari, N. C. (2022). Pengaruh Peer_Group Terhadap Perkembangan Self Esteem Remaja. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 3(3), 147–159.

Djuminten. (2021). Pengaruh Bermain Menggambar dan Mewarnai Terhadap Kecemasan Anak Prasekolah saat Hospitalisasi. Jurnal Kesehatan, 3(2). https://doi.org/https://doi.org/10.35913/jk.v3i2.213

Fauziyyah, S. A., Ifdil, I., & Putri, Y. E. (2020). Art Therapy Sebagai Penyaluran Emosi Anak. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 5(3), 109. https://doi.org/10.23916/08972011

Fitra Herayeni, D., Immawati, & Nurhayati, S. (2022). Penerapan Terapi Mewarnai Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Anak Prasekolah (3-6 Tahun) Yang Mengalami Hospitalisasi Di Rsud Jend. Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 2(1), 59–65.

Giovani, S., Satiadarma, M. P., & Subroto, U. (2021). Efektivitas Art Therapy Metode Ganim Dalam Menurunkan Regulasi Emosi Pada Siswa SMA Yang Mnejadi Korban Bullying. Jurnal Muara Ilmu Sosial, 5(1), 47–54.

Kamalah, A. D., Novianasari, & Nafiah, H. (2023). Gejala Mental Emosional dan Upaya dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Remaja. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 1(2), 68–72. https://doi.org/10.35473/jkbs.v1i2.2419

Khoiroh, U., Nasrhrullah, & Anam, S. (2026). Analisis Teknik Sampling Dalam Penelitian Kuantitatif Dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Data. Jurnal Pendidikan Sosian Dan Humaniora, 5(1), 1418–1424.

Lestarina, N. N. W. (2022). Problem Emosi Dan Perilaku Remaja Di Wilayah Gresik. JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan, 12(2), 56–61. https://doi.org/10.54040/jpk.v12i2.232

Marbun, M. S., Tambunan, D. M., & Teguh, U. M. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Anak Usia 3-6 Tahun Selama Hospitalisasi di Murni Teguh Memorial Hospital. Jurnal Pendidikan Tambusa, 9(3), 39205–39215.

Munir, Z. (2023). Efektivitas terapi bermain : melukis dan mewarnai terhadap penurunan tingkat kecemasan akibat hospitalisasi pada anak. Journal Of Nursing Practice and Education, 3(2), 220–229.

Park, J., Hyunju, H., & K.Kim, S. (2021). The Effect of Group Art Therapy for Psychological and Emotional Support on Children and Adolescents – Focused on Psychological Changes Diagnosis test, PPAT and DAPR drawing tests. Korea Citaten Index, 16(4), 153–161. https://doi.org/http://doi.org/10.21097/ksw.2021.11.16.4.153

Prof.Dr.Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Komunikasi ( Kuantitatif, Kualitatif, Analisis Teks, Cara Menulis Artikel Untuk Jurnal Nasional dan Internasional ). In Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan (Vol. 1, Issue 3). https://doi.org/10.14710/jdep.1.3.35-45

Putri, D. R., Fillianto, A. D. C., & Iriyanto, J. B. (2021). Implementasi Art Therapy Untuk Meningkatkan Coping Stress Terkait Permasalahan Perkembangan Di Usia Remaja. Jurnal Talenta Psikologi, 2, 35–43.

Ragita, S. P., & N, N. U. R. A. F. (2021). Pengaruh Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Terhadap Kematangan Emosi Pada Remaja. Journal Unair, 1(1), 417–424.

Rahmadani, E., & Dwiana Maydinar, D. (2021). Hubungan Atraumatic Care Dengan Stres Hospitalisasi Pada Anak. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 4(2), 140–146. https://jurnal.syedzasaintika.ac.id

Rahmawati, D. A. V. G. (2024). Bagaimana Pemahaman Pribadi Remaja Tentang Kondisi Psikologisnya. Jurnal Dunia Pendidikan, 4(4), 1501–1507. http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/article/view/2083

Sabrina, K. N., Syakarofath, N. A., Karmiyati, D., & Widyasari, D. C. (2022). Loneliness dan Internalizing Problems Remaja. Jurnal Psikologi, 5(2), 142–149.

Simamora, F. A., Siregar, H. R., Hidayah, A., Batubara, N. S., & Hutasuhut, S. H. (2021). Hubungan peran orang tua dengan tingkat kecemasan anak usia sekolah yang mengalami hospitalisasi. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 6(1), 14–21.

Sitepu, K., Riani, L., Ginting, B. R., Bulan, R., & Ginting, S. (2021). Pengaruh Terapi bErmain Maewarnai Terhadap Kecemasan Pada Anak Prasekolah Dengan Hospitalisasi di Rs Grandmed Lubuk Pakam Tahun 2020. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi, 3(2). https://doi.org/10.35451/jkf.v3i2.651

Supartini, S., Istiqomah, N., Sarifah, S., & Mintarsih, S. (2023). Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Anak Usia Sekolah yang Menjalani Hospitalisasi. Jurnal Profesional Islam, 20(2). https://doi.org/10.26576/profesi.v20i2.166

Susanti Rezky, F. A. K. (2022). Deteksi Dini Masalah Emosi dan Perilaku pada Usia 11 – 18 Tahun di SMK YPPP Wonomulyo. Mando Care Jurnal, 1(2), 73–78. https://doi.org/10.55110/mcj.v1i2.54

Swastika, G. M., & Prastuti, E. (2021). Perbedaan Regulasi Emosi Berdasarkan Jenis Kelamin dan Rentang Usia pada Remaja dengan Orangtua Bercerai. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 26(1), 19–34. https://doi.org/https://doi.org/10.20885/psikologika.vol26.iss1.art2

Syakarofath, N. A. (2021). Masalah emosi dan perilaku remaja : Studi awal masalah kesehatan mental di Kabupaten Pamekasan , Indonesia. JURNAL MEDIAPSI, 7(2), 141–149.

WHO. (2020). No Title. WHO Pers. https://share.google/5JdIl6ssuoPaNgxYA

Widakdo, G., Naryati, N., Nuraenah, N., Aisyah, A., Hirfaturrahmi, H., Arifin, M., Mahmudah, A., & Rahmawati, A. P. (2025). Masalah Emosi dan Perilaku Remaja di SMPN 77 Jakarta Pusat. Malahayati Nursing Journal, 7(3), 1326–1336. https://doi.org/10.33024/mnj.v7i3.19644

Wijaya, Y. (2022). Penanganan Kecemasan pada Remaja Menggunakan Intervensi Art Therapy Anxiety Treatment in Adolescence Using Art Therapy Interventions. Jurnal Kesehatan Mental Indonesia, 1(01), 1–45.

Wulan, A. A. A., Anggaswari, D., & Wulan, I. G. A. P. (2016). Gambaran Kebutuhan Psikologis pada Anak dengan Gangguan Emosi dan Perilaku ( Tinjauan Kualitatif dengan Art Therapy sebagai Metode Penggalian Data ). Jurnal Psikologi Udayana, 3(1), 86–94.

Downloads

Published

2025-08-30

How to Cite

Wulandari, K., Wulanningrum, D. N., & Sensussiana , T. (2025). Pengaruh Art Therapy terhadap Emosi dan Perilaku pada Remaja Hospitalisasi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(4), 115–122. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i4.2616

Similar Articles

<< < 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.