Pengaruh Self-Management Nyeri Terstruktur terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Neuropatik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2

Authors

  • Gerri Anastasya Simamora Universitas Prima Indonesia
  • Rani Risa O. Siagian Universitas Prima Indonesia
  • Theresia Megawati. H.G. Putri Universitas Prima Indonesia
  • Putri Nidar Zega Universitas Prima Indonesia
  • Elis Anggeria Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.2183

Keywords:

diabetes mellitus tipe 2, nyeri neuropatik, self-management nyeri

Abstract

Pasien Diabetes Mellitus tipe 2 sering mengalami komplikasi neuropati diabetik yang menimbulkan nyeri neuropatik kronis. Nyeri ini berdampak pada penurunan kualitas hidup pasien dan memerlukan penanganan yang efektif. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah self-management nyeri terstruktur, yaitu upaya mandiri pasien dalam mengelola nyeri melalui edukasi, latihan, dan strategi koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-management nyeri terstruktur terhadap penurunan intensitas nyeri neuropatik pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan kuesioner DN4 (Douleur Neuropathique 4) dan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi diberikan selama 5 hari, dua kali sehari dengan durasi 10 menit. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan intensitas nyeri neuropatik setelah intervensi self-management nyeri terstruktur. Sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami nyeri sedang dan berat, sedangkan setelah intervensi mayoritas mengalami nyeri ringan. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh self-management nyeri terstruktur terhadap penurunan intensitas nyeri neuropatik. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh self-management nyeri terstruktur terhadap penurunan intensitas nyeri neuropatik pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2.

References

Bandura, A. (2021). Self-Efficacy: The Exercise of Control.

Barrett et al., (2020). Ganong's review of medical physiology (26th ed.). McGraw-Hill Education.

Finnerup Nanna B.. (2021). Pharmacotherapy for neuropathic pain in adults: Systematic review. The Lancet Neurology, 20(9), 752–764.

Glasgow Russell E.. (2021). Self-management aspects of diabetes care. Diabetes Care, 44(1), 140–149.

Kawi Jennifer. (2020). Self-management intervention in chronic pain. Pain Management Nursing, 21(2), 123–130.

Kim et al, (2024). Manajemen Nyeri dan Paliatif Pasien DM. Jakarta : EGC.

Laksono dan Sucipto (2025) . Gambaran Nyeri Pada Pasien Dengan Neuropati Diabetic. Jurnal Ilmiah Keperawatan. 1 (4), Halm :23-25.

Latumahina (2023). Pemberian Intervensi Manajemen Nyeri Pada Pasien Dengan Nyeri Neuropati Diabetik. Karya Tulis Ilmiah. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Lorig, K., Holman, H., Sobel, D., et al. (2021). Living a Healthy Life with Chronic Conditions.

Magliano Dianna J.. (2021). IDF Diabetes Atlas: Global estimates. Diabetes Research and Clinical Practice, 183.

Nicholas Michael K.. (2021). Self-management interventions for chronic pain. Pain, 162(1), 1–10.

Pop-Busui Rodica. (2020). Diabetic neuropathy: A position statement. Diabetes Care, 43(1), 136–154.

Saeedi Pouya. (2021). Global and regional diabetes prevalence estimates. Diabetes Research and Clinical Practice, 183.

Sariyah, dkk. (2023). Intervensi Massage Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Penderita Neuropati Diabetik.Jurnal Keperawatan. 2 (3).

Sloan Gordon. (2021). Pathogenesis of diabetic neuropathy. Nature Reviews Endocrinology, 17(6), 333–348.

Syahbana dkk. (2023) Tentang Efektivitas Pemberia Intervensi Penanggulangan Nyeri Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Neuropati Diabetik. Jurnal Keperawatan. 3 (2).

Tesfaye Solomon. (2021). Diabetic neuropathy: Clinical management. The Lancet Diabetes & Endocrinology, 9(6), 388–400.

Toye Fran. (2022). Patient experiences of chronic pain self-management. Pain Reports, 7(2).

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Simamora, G. A., Siagian, R. R. O., Putri, T. M. H., Zega, P. N., & Anggeria, E. (2026). Pengaruh Self-Management Nyeri Terstruktur terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Neuropatik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 473–480. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.2183