Hubungan Pemberian Preloading Cairan Kristaloid terhadap Perubahan Map Post Spinal Anestesi pada Pasien Sectio Caesarea
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v8i3.2175Abstract
Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan yang sering menggunakan spinal anestesi. Salah satu komplikasi yang dapat terjadi adalah hipotensi akibat penurunan tekanan arteri rata-rata. Pemberian cairan kristaloid sebelum tindakan anestesi dilakukan untuk membantu menjaga kestabilan hemodinamik pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pemberian preloading cairan kristaloid terhadap perubahan tekanan arteri rata-rata setelah spinal anestesi pada pasien sectio caesarea di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengukuran tekanan arteri rata-rata dilakukan sebelum pemberian cairan kristaloid dan pada menit ke-5, 10, 15, dan 20 setelah spinal anestesi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan tekanan arteri rata-rata setelah spinal anestesi dan terdapat hubungan bermakna antara pemberian preloading cairan kristaloid dengan perubahan tekanan arteri rata-rata pada pasien sectio caesarea.
References
Ahmat, A., Yudha, M. B., Kurniawan, W. E., Suandika, M., & Universitas Harapan Bangsa. (2025). Hubungan jumlah tusukan spinal anestesi lebih dari satu kali dengan kejadian post-dural puncture headache pada pasien sectio caesarea di RSUD Ajibarang. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 5(3), 668–684. https://doi.org/10.55606/jikki.v5i3.8373
Armayanti, L. Y., Nataningrat, A. A. I., & Tangkas, N. M. K. S. (2024). Hubungan mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka sectio caesarea (SC). Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 8(1), 69–74. https://doi.org/10.37294/jrkn.v8i1.562
Chekol, B., Yetneberk, T., & Teshome, D. (2021). Prevalence and associated factors of post dural puncture headache among parturients. Annals of Medicine and Surgery, 66, 102456. https://doi.org/10.1016/j.amsu.2021.102456
Chusnah, L. (2021). Hubungan usia dengan kejadian hipotensi pada pasien dengan spinal anestesi. (Tesis). RSUD Bangil, Indonesia.
El-sayed, Y. Y., Hlatky, M. A., Atkinson, J., & Sujan, A. (2024). Hipertensi kronis selama kehamilan. Hypertension, 81(8), 1716–1723. https://doi.org/10.1161/Hypertensionaha.124.22731
Fajriyah, S., Farida, U., Agustina, S., & Astuti, L. W. (2023). The use of prophylactic antibiotics for cesarean section delivery. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(2), 247–255. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i2.19864
Fatriona, E. (2022). Hubungan pengetahuan dengan kejadian sectio caesarea. Malahayati Nursing Journal, 5(2), 384–394. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i2.5918
Fissilmy, M. A., Sebayang, S. M., & Hikmanti, A. (2025). Gambaran mean arterial pressure pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi. Khatulistiwa Nursing Journal, 7(2), 80–90. https://doi.org/10.53399/knj.v7i2.paperID
Hafiduddin, M., Febianita, F., & Nabhani, N. (2023). Hubungan antara preloading cairan kristaloid dengan status tekanan darah intra anestesi spinal. Jurnal Ners, 7(2), 1437–1443. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.17153
Jasmiati, T. H., Wibowo, M. H., & Murniati. (2025). Hubungan lama puasa dengan kejadian mual muntah pada pasien post operasi sectio caesarea. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3), 561–568.
Juliathi, N. L. P., Marhaeni, G. A., & Mahayati, N. M. D. (2020). Gambaran persalinan dengan sectio caesarea. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(1), 19–27.
Li, Y., Su, D., Sun, Y., Hu, Z., & Wei, Z. (2019). Pengaruh durasi puasa praoperasi pada operasi caesar. BMC Pregnancy and Childbirth. https://doi.org/10.1186/s12884-019-2254-2
Locatelli, A., Bellante, N., Donatiello, G., et al. (2024). Antihypertensive therapy during pregnancy. Frontiers in Pharmacology. https://doi.org/10.3389/fphar.2024.1370797
Nurjanah, D., Susanto, A., & Apriliyani, I. (2024). Gambaran hemodinamik pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(12), 3569–3577. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i12.12424
Pandelaki, A. U., Munandar, N. C., & Kristanti, A. W. (2024). Analisis penyakit penyerta ibu hamil. Jurnal Pranata Biomedika, 3(1), 16–31.
Puspitasari, N. K., Handayani, R. N., & Firdaus, E. K. (2024). Gambaran kejadian hipotensi pada pasien sectio caesarea. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 10(12), 3488–3495. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i12.12606
Rahmawati, I. (2024). Karakteristik ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD RA Kartini Jepara. Hikmah Journal of Health, 2(1), 1–8.
Raihan, I., Susanto, A., Sebayang, S. M., et al. (2023). Description of the level of pre-operating anxiety in sectio caesarea patients. Menara Journal of Health Science, 2(3), 451–460.
Setiawan, A., Susanto, A., & Apriliyani, I. (2023). Mean arterial pressure patients post spinal anesthesia at Jatiwinangun Surgical Special Hospital. Journal of Health Research, 440–450.
Tanambel, P., Kumaat, L., & Lalenoh, D. (2017). Profil penurunan tekanan darah pada spinal anestesi. e-CliniC, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.35790/ecl.5.1.2017.15813
Tari, M. N., Nur Rohmah, A., & Suparmanto, G. (2025). Perbandingan preloading dan coloading cairan kristaloid. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi, 3(3), 123–134. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i3.696
Trisandi, M. M., Rohmah, A. N., & Rosidah, I. (2024). Pengaruh pemberian preloading cairan terhadap tekanan darah pada pasien spinal anestesi. Jurnal Borneo Cendekia, 8(1), 20–29.
Zulkifli, M., Salahuddin, A., & Ahmad, M. R. (2019). Perbandingan efektivitas anestesi spinal bupivakain. Jurnal Anestesi Obstetri Indonesia, 1–8.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




