Pengaruh Kompres Dingin terhadap Tingkat Nyeri pada Pasien Post Orif Fraktur Ekstermitas Bawah

Authors

  • Nadia Vitta Yulianti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Ari Budi Sri Hidayati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Dyah Rivani Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.2037

Keywords:

fraktur, kompres dingin, nyeri, ORIF, terapi nonfarmakologi

Abstract

Fraktur atau patah tulang merupakan kondisi dimana hilangnya kontinuitas tulang berupa tulang rawan sendi, tulang rawan epifisis, baik bersifat total atau parsial. Nyeri merupakan masalah utama yang dialami pasien pasca fraktur, khususnya setelah tindakan open reduction internal fixation (ORIF). Penatalaksanaan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologis tetapi juga dapat dilakukan secara farmakologi maupun nonfarmakologis seperti kompres dingin menggunakan ice pack gel  yang dapat berfungsi menurunkan intensitas nyeri. Mengetahui efektifitas penerapan kompres dingin terhadap intensitas nyeri pada pasien post ORIF fraktur ekstermitas bawah. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada dua pasien post ORIF. Intervensi kompres dingin diberikan selama tiga hari dengan durasi 10 menit setiap hari. Pengukuran nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala numerik. Pada pasien pertama terjadi penurunan nyeri secara konsisiten dari skala 7 menjadi 3 selama tiga hari. Pada pasien kedua, respon yang didapatkan tidak konsisten, dimana pada hari kedua dan ketiga terjadi peningkatan nyeri setelah intervensi, namun menurun kembali setelah beberapa waktu. Tidak ditemukan efek samping serius selama pemberian kompres dingin. Kompres dingin dengan menggunakan ice pack gel  dapat menurunkan intensitas nyeri pasien fraktur post ORIF.

References

Anastasya, I., Inayati, A., & Immawati, I. (2026). Implementasi kombinasi relaksasi genggam jari dan dzikir terhadap skala nyeri pada pasien post operasi. Jurnal Cendikia Muda

Anggraini, O., & Fadila, R. A. (2021). Pengaruh pemberian kompres dingin terhadap operasi fraktur di rs siloam sriwijaya palembang tahun 2020. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. 11(21), 72–80.

Banyumas, P. Y., Banyumas, P. Y., & Banyumas, P. Y. (2022). Literature review efektifitas latihan range ofmotion ( rom ) terhadap gangguan mobilitas fisik pada pasien. 159–168.

Derya, K., & Semra, E. O. (2024). The Effect of the Timing of Cold Application on Pain and Satisfaction in Patients With Fractures. Journal National Library of Medicine. https://doi.org/10.1097/NOR.0000000000001004

Dewi, P. H., Ida, N. I., & Yani, I. (2024). Penerapan Kompres Ice Gel Pack untuk Penurunan Nyeri Pasien Pasca Operasi Fraktur di Ruang Mawar. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi. 2(3).

Gupta, T. P., Singh, N., Rai, S. K., Philip, V. M., & Sharma, R. (2025). Internal Plate Fixation of Comminuted Fracture of the Distal End of the Tibia and Fibula Using a Single-Incision Technique : A Novel Approach and a Series of Nine Cases. Journal National Library of Medicine. 15(January), 215–220.

Indrawati, U., Akbaril, R., Firdaus, O., & Rosyidah, I. (2023). Pada pasien post operasi fraktur: The Influence of Cold Compress on Intensity of Pain in Fracture Post-Surgical. Journal of Physical Health, Recreation and Sport. 10(3), 243–251.

Kemenkes, R. (2019). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Macdonald, D. I., Wood, J. N., & Emery, E. C. (2021). Neurobiology of Pain Molecular mechanisms of cold pain. Neurobiology of Pain, 7(November 2019), Journal National Library of Medicine. 100044. https://doi.org/10.1016/j.ynpai.2020.100044

Mohammad, H. M., & Fakhrul, R. (2021). Fraktur post open reducation internal fixation. Jurnal Sains Riset. 11(September).

Mulat, T., Yanuar, P., & Wawan, A. S. (2025). The effect of cold compress application. Jurnal Kesehatan Saintika Mediatory. 22–31.

Ni’ma, S., KArman, B., Evi, S. G., Fadil, M. P., & Rahmawati, R. (2024). Gambaran Faktor Risiko Kejadian Fraktur Terbuka Tertutup Os Tibia. Fakumi medical journal. 04(03), 204–210.

Nurlela, T. E., Mediani, H. S., Rahayu, U., Keperawatan, M., Padjajaran, U., Pascasarjana, D. P., Keperawatan, M., & Padjadjaran, U. (2023). Terapi Kompres Dingin Untuk Menurunkan Skala Nyeri Akut Pasien Fraktur : Systematic Review. Jurnal Ilmiah Keperawatan. 7(1), 49–64.

Rinkesdas, R. (2020). Riset Kesehatan Dasar.

Rizky, F., Anggraini, D., Kesehatan, P., & Husada, K. (2022). Upaya menurunkan intensitas nyeri dengan kompres dingin pada pasien post operasi orif fraktur tibia dextra 1/3 distal di rsud wonosari yogyakarta. Open Science Journal. April, 560–566.

Sugiharto, F., Yusanti, I., Sari, W. P., Yuliandani, E., Kosasih, C. E., Trisyani, Y., Priambodo, A. P., Nuraeni, A., Anna, A., Emaliyawati, E., & Mirwanti, R. (2025). A Systematic Review of the Potential of Cold Compresses Therapy : Strategy for Preventing Hematoma and Alleviating Pain in Post Cardiac Catheterization Patients. January. Journal National Library of Medicine

Suryadi, S., & Mostro, M. A. (2022). Terjadinya nyeri akibat kecemasan pada pasien pasca operasi ORIF. Jurnal Ilmiah Multidisiplin. 1(8).

Wandana, A. K., Wibowo, C. P., Handayani, S., Cahyono, A., Astuti, A., Ariyati, T., & Sevriana, E. S. (2023). Hubungan Kecemasan Praoperasi dan Karakteristik Individu dengan Intensitas Nyeri Pascaoperasi Pasien Bedah Non Emergensi dengan Teknik Anestesi Spinal. Jurnal Anestesi Perioperatif. https://journal.fk.unpad.ac.id/index.php/jap/article/view/3408/0?utm_source=chatgpt.com

Wang, H., Luo, M., Yang, Y., Li, S., Liang, S., Xu, R., Zhu, J., & Song, B. (2024). Gender differences in postoperative pain, sleep quality, and recovery outcomes in patients undergoing visual thoracoscopic surgery. Journal National Library of Medicine.https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/39435074/

WHO, W. H. O. (2020). World Health Organization (WHO).

Widiyono, W., Herawati, V. D., Sumarni, R., & Riyanto, R. (2025). Katagori Kualitas Hidup Pasien Pasca Open Reduction External Fixation (OREF) Di RS Ortopedi Prof. Dr. R Soeharso Surakarta. Jurnal Wacana Kesehatan. https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/wacana/article/view/791.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Yulianti, N. V., Hidayati, A. B. S., & Rivani, D. (2026). Pengaruh Kompres Dingin terhadap Tingkat Nyeri pada Pasien Post Orif Fraktur Ekstermitas Bawah. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 327–334. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.2037

Similar Articles

<< < 3 4 5 6 7 8 

You may also start an advanced similarity search for this article.