Teknik Kebebasan Spiritual Emosional (SEFT) untuk Pasien Pneumonia Dengan Kecemasan
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.14Keywords:
kecemasan, pneumonia, teknik kebebasan emosional spiritual (SEFT)Abstract
Virus, bakteri, dan jamur dapat menyebabkan pneumonia, infeksi akut yang menyerang saluran pernapasan bagian bawah, atau alveoli, dan menyebabkan peradangan pada jaringan paru-paru. Gejalanya meliputi sesak napas, demam, batuk, nyeri dada, dan adanya suara napas tambahan seperti ronkhi. Selain gejala fisik, individu juga dapat mengalami gejala psikologis seperti kecemasan. Untuk mengatasi kecemasan, Teknik Kebebasan Emosional Spiritual (SEFT) menggabungkan aspek energi spiritual dan psikologis tubuh untuk mengatasi masalah emosional. Teknik ini memanfaatkan 18 titik pada jalur meridian tubuh dan menstimulasi 12 jalur utama untuk mengatasi gangguan energi yang menyebabkan emosi negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak terapi Teknik Kebebasan Emosional Spiritual (SEFT) dalam mengelola masalah kecemasan pada pasien yang didiagnosis pneumonia di Rumah Sakit Daerah Negeri Dr. Loekmono Hadi Kudus dengan desain pra-eksperimen, yang melibatkan kelompok partisipan pra-uji. Peneliti memilih sampel sebanyak 30 responden menggunakan purposive sampling. Peneliti mengumpulkan data menggunakan kuesioner Skala Kecemasan Penilaian Diri Zung (ZSAS). Hasil penelitian ini, menggunakan uji statistik Wilcoxon, menghasilkan nilai p kurang dari 0,005 (0,001), yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap kecemasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) merupakan salah satu intervensi paling efektif untuk meredakan kecemasan pada pasien pneumonia.
References
Afrina, R., & Shifa, N. A. (2022). Aplikasi Teknik Imajinasi Terbimbing Terhadap Masalah Keperawatan Ansietas Pada Klien Dengan Pneumonia Di Ruangan X Tahun 2022. Journal Of Management Nursing, 2(1), 184–190.
Alicia M. Fry .(2014). Trends in hospitalizations for pneumonia among persons aged 65 years or older in the united states. J am med assoc. 2014;294(21):2719.
Anorital. (2016). Morbiditas Dan Multi Morbiditas Pada Kelompok Lanjut Usia Di Indonesia. Jurnal Biotek Medisiana Indonesia, 4(2), 77–88.
Asfihan, A. (2019). Bronchopneumonia. Available at: https://adalah.co.id/bronchopneumonia.
Brahmantia, B., & Huriah, T. (2018). Pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Penurunan Nyeri Dan Kecemasan Pada Pasien Pasca Bedah Transurethral Resection Prostate (Turp) Di Rsud Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 6(2), 18.
Chodijah, M., Nurjannah, D. S., Yuliyanti, A. Y., & Kamba, M. (2020). Eksistensial Sebagai Terapi Mengatasi Kecemasan Menghadapi Covid-19. Karya Tulis Ilmiah Lppm Uin Sunan Gunung Djati Bandung, 2–8.
Church, D., De Asis, M. A., & Brooks, A. J. (2012). Brief Group Intervention Using Emotional Freedom Techniques For Depression In College Students: A Randomized Controlled Trial. Depression Research And Treatment, 2012, 1–7.
Feinstein, D. And Ashland, O. (2012). What Does Energy Have To Do With Energy Psychology?. Energy Psychology, 4(2), Pp. 59–78.
Hasal, D. M., Muriyati, & Alfira, N. (2021). Effect Of Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) On The Decrease In Anxiety Levels In Cancer Patients. Comprehensive Health Care, 5(2), 73–80.
Hutami, M., Christiandari, H., & Hernawan, J. Y. (2024). Pola Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Dewasa Rawat Inap Rsu Pku Muhammadiyah Bantul Periode Tahun 2022. Jurnal Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 2(1), 01–10.
Lestiarini, S., & Sulistyorini, Y. (2020). Perilaku Ibu Pada Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mpasi) Di Kelurahan Pegirian. Jurnal Promkes, 8(1), 1.
Maulana, A. M. (2022). Hubungan Karakteristik Klinis Dengan Penyakit Komorbid Pada Pasien Pneumonia Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Periode Juni 2020 – Juni 2021. הארץ, 8.5.2017, 2003–2005.
Nettina, S. M. (2014). Pedoman Praktik Keperawatan. In Jakarta: Egc.
Prabowo, R. K. (2019). Efektivitas Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Bedah Jantung. Indonesian Jurnal Of Health Development, 1(2), 11–18.
Puspitasari, Era, D., Kurniawati, N. D., Moecharom, M., Ayatulloh, D., & Priyantini, D. (2023). Spiritual Mindfulness Berbasis Adaptation Theory Terhadap Kecemasan Dan Vital Sign Pada Pasien Pneumonia.
Revai, A. (2018). Pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT)Terhadap Kecemasan, Saturasioksigen Dan Kualitas Tidur Pasienpenyakit Paru Osbtruktif Kronik (PPOK).
Reza Farelim Wardana, Hidayati, P. H., Yanti, A. K. E., Wiriansya, E. P., & Anggita, D. (2024). Karakteristik Pasien Ppok Di Rs Ibnu Sina Makassar Periode 2018-2020. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(12), 937–949.
Riani, S., Kristyawati, S.P. (2019). Pengaruh Emotional Freedom Technique Terhadap Quality of Life Pasien Stroke. Community of Publishing in Nursing (COPING), p-ISSN 2303-1298, e-ISSN 2715-1980, Volume 7, Nomor 3, Desember 2019.
Selvany, Hendra Kusumajaya, & Ardiansyah. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Pneumonia. 1(1), 46–54.
Sholichin, Sukmana, M., Aminuddin, M., Munir, S., Iskandar, A., & Purwanti, H. S. (2023). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Sebagai Penerapan Homecare Pasien Asma Dengan Resistensi Saluran Nafas Non Elastis Di Puskesmas Temindung Samarinda. 5.
Smeltzer, S. C. Dan B. G. B. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddart. In Jakarta: Egc.
Stuart. Gail. W. (2016). Keperawatan Kesehatan Jiwa. Edisi Indonesia Singapore. Elsevier.
Suryati, Y., Demang, F. Y., Handi, H., Banul, M. S., & Mihen, E. L. (2024). Sikap Kelompok Rentan (Lansia) Dalam Melaksanakan Kebijakan Physical Distancing Dan Personal Hygiene Sebagai Pencegahan Penularan. Jurnal Keperawatan, 16(1), 383–396.
Susanto, A., Khumaeni, E. H., & Dan Lina Septiana. (2021). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Antibiotik Seftriakson Dan Seftazidim Pada Pasien Pneumonia Dewasa Di Rawat Inap Rsud Ajibarang Periode Januari – Desember 2021 Adi. 11(1), 192–201
Tai, X., & Zhou, X. (2023). Analysis Of Risk Factors For Negative Emotions In Patients With Severe Pneumonia And Their Impact On Prognosis. 15(5), 2680–2693.
Wahid, Abdul. Suprapto, Imam. (2013). Keperawatan Medikal Bedah : Asuhan Keperawatan Pada Gangguan Sistem Respirasi. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Wardatul, A., & Ni’matuzahroh. (2016). Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Seft) Untuk Menurunkan Tingkat Stres Akademik Pada Siswa Menengah Atas Di Pondok Pesantren Wardatul. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 04(02), 228–245.
Wasityastuti, W., Dhamarjati, A., & Siswanto. (2019). Imunosenesens dan Kerentanan Populasi Usia Lanjut Terhadap Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Respirologi Indonesia, 40(3), 182–191.
Yogasara, Y., Rakhmawati, A., Murtiani, F., & Widiantari, A. D. (2023). Pengaruh Tindakan Suction Pada Perubahan Saturasi Oksigen Pada Pasien Pneumonia. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 9(2), 122–127.
Yunipah, L. (2016). Faktor Karakteristik Dan Lingkungan Yang Berhubungan Dengan Gangguan Fungsi Paru.
Yusuf, M., Auliah, N., & Sarambu, H. E. (2022). Evaluasi Penggunaan Antibiotik Dengan Metode Gyssens Pada Pasien Pneumonia Di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang Periode Juli – Desember 2019. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2), 215–229.
Zainuddin, A. F. (2011). Seft Essentials Seft Corporation. Jakarta: Afzan Publishing.3
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



