Penerapan Senam Aerobic Low Impact pada Perubahan Tanda dan Gejala Pasien Risiko Perilaku Kekerasan

Authors

  • Pritta Yunitasari Poltekkes Karya Husada Yogyakarta
  • Annisa Raffi Rachmawati Poltekkes Karya Husada Yogyakarta
  • Elisabeth Iswantiningsih Poltekkes Karya Husada Yogyakarta
  • Endang Tri Sulistyowati Poltekkes Karya Husada Yogyakarta
  • Hernawan Isnugroho RSJD Dr.Arif Zainudin

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.1298

Keywords:

Resiko perilaku kekerasan, senam aerobic low impact

Abstract

Risiko perilaku kekerasan merupakan salah satu diagnosis keperawatan yang sering muncul pada pasien dengan gangguan jiwa, yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, dan lingkungan. Intervensi non farmakologi seperti senam aerobic low impact dapat menjadi alternatif terapi modalitas untuk membantu menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan melalui penyaluran energi positif dan peningkatan hormon endorphin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan senam aerobic low impact terhadap perubahan tanda dan gejala pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan di RSJD Dr. Arif Zainudin. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif pada lima orang pasien di Bangsal Abimanyu RSJD Dr. Arif Zainudin. Intervensi dilakukan berupa senam aerobic low impact selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 15 menit setiap hari. Data dikumpulkan melalui lembar observasi tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skor tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan pada kelima pasien setelah diberikan intervensi senam aerobic low impact. Gejala seperti bicara kasar, suara keras, postur tubuh kaku, tangan mengepal, serta perilaku mengancam dan gelisah menurun secara signifikan. Penerapan senam aerobic low impact efektif membantu menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan pada pasien gangguan jiwa. Intervensi ini dapat dijadikan salah satu terapi alternatif non farmakologi untuk mendukung asuhan keperawatan pasien dengan risiko perilaku kekerasan.

References

Khoirunisa. (2024). Penerapan Evidence Based Practice (Ebp): Penerapan Senam Aerobic Low Impact Terhadap Penurunan Tanda Dan Gejala Pada Klien Dengan Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Dewi Amba Pkjn Rsj Dr. H. Marzoeki Mahdi.

Magdalin, F. (2018). Pengaruh Senam Aerobic Low Impact (Poco-Poco) Terhadap Kemampuan Pasien Mengontrol Tanda Dan Gejala Resiko Perilaku Kekerasan Di Rsj Dr. Soeharto Heerdjan Jakarta Barat Tahun 2018 (P. Hal 33-126).

Nava, M. (2022). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. R Masalah Utama Risiko Perilaku Kekerasan (Rpk) Dengan Diagnosa Medis Skizofrenia Di Ruang Gelatik Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur.

Rahmawati, N. F. N. (2023). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Tn. E Dengan Fokus Intervensi Pemberian Terapi Psikoreligius Murotal Al- Qur’an Untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran Di Rsjd Dr. Arif Zainuddin Surakarta. 8(2).

Riyanda Teuku, Farah Dineva, R. A. (2024). Penerapan Senam Aerobic Low Impact Dalam Mengontrol Risiko Perilaku Kekerasan : Sebuah Studi. 4(6), 710–

715.

Siallagan, A., Sitanggang, Y., Ginting, F., & Derang, I. (2025). Penerapan Low Impact Exercice Pada Odgj Di Rsj Prof

. M . Ildrem. 3(1), 16–20.

Sukma, S. (2024). Asuhan Keperawatan Jiwa Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Dengan Kegiatan Senam Aerobik Dirumah Singgah Dosaraso Kebumen.

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Yunitasari, P., Rachmawati, A. R., Iswantiningsih, E., Sulistyowati, E. T., & Isnugroho, H. (2025). Penerapan Senam Aerobic Low Impact pada Perubahan Tanda dan Gejala Pasien Risiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(5), 187–190. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i5.1298