Faktor Resiko Kejadian Stroke Usia Muda pada Pasien
DOI:
https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.1273Keywords:
faktor risiko, obesitas, stroke usia muda, status giziAbstract
Penyakit stroke kini cenderung mengalami pergeseran tren usia, di mana kasus pada kelompok usia produktif di bawah 50 tahun mulai meningkat. Di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi pada tahun 2024, tercatat 91 penderita stroke berada pada rentang usia 30-49 tahun. Fenomena ini diduga berkaitan erat dengan gaya hidup tidak sehat dan kondisi metabolik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko (jenis kelamin, hipertensi, status gizi, dan kadar kolesterol) yang memengaruhi kejadian stroke usia muda (<50 tahun) di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan case-control. Total sampel berjumlah 90 responden, yang terdiri dari 45 sampel kasus (usia <50 tahun) dan 45 sampel kontrol (usia ≥50 tahun). Pengambilan sampel kontrol menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin (p=0,197), hipertensi (p=0,253), dan kadar kolesterol (p=0,302) tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistik terhadap kejadian stroke usia muda. Namun, status gizi memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai p=0,001. Hasil analisis multivariat (regresi logistik ganda) menunjukkan bahwa hanya status gizi yang menjadi faktor risiko dominan. Responden dengan kategori obesitas memiliki risiko stroke 8,444 kali lipat lebih tinggi (OR=8,444; 95% CI=1,625–43,876) dibandingkan dengan status gizi normal. Responden dengan kategori overweight memiliki risiko 8,022 kali lipat lebih tinggi (OR=8,022; 95% CI=2,582–24,923)
References
Alchuriyah, S., & Wahjuni, C. U. (2016.). Faktor Risiko Kejadian Stroke Usia Muda Pada Pasien Rumah Sakit Brawijaya Surabaya. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(1).
Andrea Putri Sekar Tunjung, Gregorius Tsiompah, & Oktavina Permatasari. (2024). Indeks Massa Tubuh Menurut Usia, Aktivitas Fisik, dan Pola Makan Pada Remaja SMP Negeri 13 Semarang. Vitamin : Jurnal ilmu Kesehatan Umum, 2(4), 94–103. https://doi.org/10.61132/vitamin.v2i4.721
BKPK Kemenkes RI. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. BPKP Kemenkes RI. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/
Chang, B. P., Wira, C., Miller, J., Akhter, M., Barth, B. E., Willey, J., Nentwich, L., & Madsen, T. (2018). Neurology Concepts: Young Women and Ischemic Stroke: Evaluation and Management in the Emergency Department. Academic Emergency Medicine : Official Journal of the Society for Academic Emergency Medicine, 25(1), 54–64. https://doi.org/10.1111/acem.13243
Dichgans, M., Beaufort, N., Debette, S., & Anderson, C. D. (2021). Stroke Genetics: Turning Discoveries into Clinical Applications. Stroke, 52(9), 2974–2982. https://doi.org/10.1161/STROKEAHA.121.032616
Global, regional, and national burden of stroke and its risk factors, 1990–2019: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2019. (2021). The Lancet. Neurology, 20(10), 795–820. https://doi.org/10.1016/S1474-4422(21)00252-0
Kemenkes RI Balitbangkes. (2018). LAPORAN NASIONAL RISKESDAS 2018. Kementerian Kesehatan RI. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf
Koosgiarto, D., & Salim, I. A. (2017.). Pengaruh Antara Kadar Ldl Kolesterol Terhadap Penyakit Stroke Di Rsup Dr. Sardjito Yogyakarta.
Mawi, M. (2015.). Indeks massa tubuh sebagai determinan penyakit jantung koroner pada orang dewasa berusia di atas 35 tahun.
Wahyuningsih, E. P., & Martiwi, I. N. A. (2025). Diversity of Bryophytes Based on Substrate Types in the Karangkamulyan Tourist Area, Ciamis Regency. Jurnal Biologi Tropis, 25(1), 517–528. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i1.8495.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Perawat Profesional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



