Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Perawat dalam Menerapkan Pencegahan Resiko Jatuh pada Pasien

Authors

  • Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha STIKes Pekanbaru Medical Center
  • Melani Noval Dwi Juliana STIKes Pekanbaru Medical Center
  • Dwi Elka Fitri STIKes Pekanbaru Medical Center
  • Isna Ovari STIKes Pekanbaru Medical Center

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.1095

Keywords:

kepatuhan perawat, motivasi, pencegahan risiko jatuh, pengetahuan, sikap

Abstract

Pencegahan risiko jatuh merupakan bagian penting dari keselamatan pasien dan menjadi salah satu indikator nasional mutu pelayanan rumah sakit. Namun, tingkat kepatuhan perawat dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh masih bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh pada pasien di ruang rawat inap RS Pekanbaru Medical Center. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh perawat yang bekerja di ruang rawat inap RS Pekanbaru Medical Center sebanyak 47 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test, karena asumsi uji chi-square tidak terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 53,2% perawat patuh dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh. Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (66%), motivasi sedang (87,2%), dan sikap baik (89,4%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh (p = 0,001). Sementara itu, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi (p = 0,134) dan sikap (p = 0,052) dengan kepatuhan perawat.

Author Biography

Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha, STIKes Pekanbaru Medical Center

Dosen Pembimbing, STIKES PEKANBARU MEDICAL CENTER

References

Esguerra, E. (2021). Patient-centered fall prevention. Nursing Management, 52(3), 51–54.

Hilda, & Noorhidayah. (2016). Model Pembentukan Niat Perawat dalam Menerapkan Patient Safety Melalui Pendekatan Theory Of Planned Behavior/TPB. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur.

Mappanganro, A., Hidayat, R., & Reski, E. (2020). Faktor Yang Berhubungan Dengan Upaya Pencegahan Risiko Jatuh Oleh Perawat Dalam Patient Safety di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jurnal Medika Hutama, 1, No. 2(02).

Miake-Lye, I.M., Hempel, S., Ganz, D.A., & Shekelle, P.G. (2013). Inpatient Fall Prevention Programs as a Patient Safety Strategy: A Systematic Review. Annals of Internal Medicine.158 (5); 390-396.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta: Rineka Cipta.

Novilolita, D. (2020). Analisis Penyebab Insiden Pasien Jatuh Di Bangsal Penyakit Dalam Dan Instalasi Paviliun Ambun Pagi Rsup Dr. M. Djamil Padang [Tesis]. Padang: Universitas Andalas.

Permenkes. (2017). Permenkes 11 Tahun 2017. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.11 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien.

WHO. (2021). Falls. World Health Organization.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Ezdha, A. U. A., Juliana, M. N. D., Fitri, D. E., & Ovari, I. (2025). Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Perawat dalam Menerapkan Pencegahan Resiko Jatuh pada Pasien. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), 583–588. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i6.1095

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.