Pengaruh Sistem Informasi Kesehatan Berbasis Komunitas terhadap Upaya Promotif di Kawasan Pesisir

Authors

  • Sri Malemna Br Barus STIKes Sakinah Husada
  • Meni Fuzi Astuti Tanjung STIKes Sakinah Husada
  • Selvi Puspan Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa
  • Nisah Nisah STIKes Sakinah Husada
  • Eva Maulina STIKes Sakinah Husada

Keywords:

berbasis komunitas, kesehatan masyarakat, masyarakat pesisir, sistem informasi kesehatan, upaya promotif

Abstract

Sistem informasi kesehatan berbasis komunitas merupakan salah satu inovasi dalam upaya meningkatkan akses informasi kesehatan dan mendukung pelaksanaan program promotif, khususnya pada wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan seperti kawasan pesisir. Masyarakat pesisir sering menghadapi hambatan dalam memperoleh informasi kesehatan yang akurat dan tepat waktu, sehingga diperlukan pendekatan berbasis komunitas yang mampu menjembatani kesenjangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi kesehatan berbasis komunitas terhadap upaya promotif pada masyarakat pesisir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat kawasan pesisir di Kabupaten Medan dengan jumlah sampel sebanyak 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah sistem informasi kesehatan berbasis komunitas, sedangkan variabel dependen adalah upaya promotif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan berbasis komunitas berpengaruh signifikan terhadap upaya promotif dengan nilai koefisien regresi (β = 0,481) dan tingkat signifikansi (p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R² = 0,231) menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan mampu menjelaskan sebesar 23,1% variasi dalam upaya promotif masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan berbasis komunitas memiliki peran penting dalam meningkatkan pelaksanaan upaya promotif melalui peningkatan akses informasi, kesadaran kesehatan, dan partisipasi masyarakat.

References

Agarwal, S., LeFevre, A. E., Lee, J., L’Engle, K., Mehl, G., Sinha, C., & Labrique, A. (2020). Guidelines for reporting digital health interventions. Journal of Medical Internet Research, 22(6), e17997. https://doi.org/10.2196/17997⁠

Labrique, A. B., Wadhwani, C., Williams, K. A., Lamptey, P., Hesp, C., Luk, R., & Vasudevan, L. (2020). Best practices in scaling digital health in low- and middle-income countries. The Lancet Global Health, 8(9), e1167–e1176. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(20)30315-3⁠

Mehl, G., & Labrique, A. (2021). Prioritizing integrated mHealth strategies for universal health coverage. The Lancet Global Health, 9(5), e581–e582. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(21)00109-1⁠

Nutbeam, D. (2019). Health literacy as a public health goal: A challenge for contemporary health education and communication strategies. Health Promotion International, 34(6), 1227–1233. https://doi.org/10.1093/heapro/daz026⁠

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Sarker, M., et al. (2021). The role of digital health interventions in strengthening community health systems. BMC Health Services Research, 21(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12913-021-06369-9⁠

World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. https://www.who.int/publications/i/item/9789240020924⁠

World Health Organization. (2023). Communicable diseases. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/communicable-diseases⁠

Bastawrous, A., & Armstrong, M. J. (2018). Mobile health use in low- and high-income countries. The Lancet Digital Health, 2(1), e3–e4. https://doi.org/10.1016/S2589-7500(19)30109-6⁠

Kumar, S., Nilsen, W. J., Abernethy, A., Atienza, A., Patrick, K., Pavel, M., & Hedeker, D. (2019). Mobile health technology evaluation: The mHealth evidence workshop. American Journal of Preventive Medicine, 45(2), 228–236. https://doi.org/10.1016/j.amepre.2019.03.012⁠

Lee, S. H., Nurmatov, U. B., Nwaru, B. I., Mukherjee, M., Grant, L., & Pagliari, C. (2018). Effectiveness of mHealth interventions for maternal, newborn, and child health. PLOS ONE, 11(3), e0154664. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0154664⁠

Scott, R. E., & Mars, M. (2018). Principles and framework for eHealth strategy development. Journal of Medical Internet Research, 20(7), e10203. https://doi.org/10.2196/10203⁠

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2018). Health program planning: An educational and ecological approach (5th ed.). McGraw-Hill.

Glasgow, R. E., Harden, S. M., Gaglio, B., Rabin, B., Smith, M. L., Porter, G. C., & Estabrooks, P. A. (2019). RE-AIM planning and evaluation framework. Frontiers in Public Health, 7, 64. https://doi.org/10.3389/fpubh.2019.00064⁠

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. https://www.kemkes.go.id⁠.

Downloads

Published

2025-09-28

How to Cite

Barus, S. M. B., Tanjung, M. F. A., Sari, S. P., Nisah, N., & Maulina, E. (2025). Pengaruh Sistem Informasi Kesehatan Berbasis Komunitas terhadap Upaya Promotif di Kawasan Pesisir. Journal of Language and Health, 6(3), 257–262. Retrieved from https://jurnal2.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH/article/view/1999

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 

You may also start an advanced similarity search for this article.