Pemberian Aromaterapi Lavender pada Pasien CKD yang Menjalani Hemodialisa dengan Fatigue
DOI:
https://doi.org/10.37287/jlh.v6i3.170Keywords:
aromaterapi lavender, CKD, fatigue, hemodialisaAbstract
Fatigue merupakan salah satu gejala yang sering terjadi dan paling memberatkan pada pasien penyakit ginjal kronis (CKD) yang menjalani hemodialisa, dengan dampak terhadap kualitas hidup, kesehatan mental, dan kepatuhan terapi. Terapi farmakologis tidak selalu optimal menangani fatigue, intervensi non-farmakologis mulai banyak diminati karena risiko efek samping farmakoterapi jangka panjang. Aromaterapi lavender menjadi pilihan terapi komplementer karena kandungan senyawa aktif seperti linalool dan linalyl acetate yang memiliki efek relaksasi melalui sistem saraf pusat, menurunkan kecemasan, memperbaiki kualitas tidur, dan menurunkan tingkat kelelahan. Tujuan literature review ini adalah untuk menganalisis efektivitas aromaterapi lavender pada penurunan fatigue pasien CKD yang menjalani hemodialisa. Metode yang digunakan adalah literature review dengan melakukan pencarian database tahun 2020-2025 sehingga didapatkan 180 artikel dari tiga database yang kemudian dianalisis menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) dan didapatkan sepuluh literature yang membahas dampak aromaterapi lavender pada pasien hemodialisa dengan fatigue. Hasil review menunjukkan konsistensi manfaat pemberian aromaterapi lavender, baik dengan cara inhalasi maupun massage, secara signifikan mampu menurunkan skor fatigue, menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, dan memperbaiki kualitas hidup pasien. Efek maksimal diperoleh melalui pemberian rutin minimal 2–3 kali seminggu selama dua minggu atau lebih, khususnya jika dikombinasikan dengan edukasi kesehatan dan dukungan keluarga. Satu kali intervensi tanpa edukasi terbukti kurang optimal. Faktor seperti usia lanjut, komorbiditas, dan kurangnya edukasi memperberat gejala fatigue. Kesimpulan literature review menegaskan bahwa aromaterapi lavender merupakan intervensi komplementer yang efektif, aman, dan layak diintegrasikan ke dalam praktik keperawatan berbasis bukti untuk menurunkan kelelahan pasien CKD yang menjalani hemodialisa.
References
Aini, N. N., & Maliya, A. (2020). Management of Insomnia in Hemodialysis Patients: A Literature Review. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan, 13(2), 93–99. https://doi.org/10.23917/bik.v13i2.11602
Alya, S. P., Pranata, S., Armiyati, Y., & Chanif. (2023). Lavender Aromatherapy For Fatigue And Anxiety In CKD Patients Undergoing Hemodialysis : A Case Study. Journal of Vocational Nursing, 4(2).
Dewi, I. A. M., & Masfuri. (2021). Inhalasi Aromaterapi Lavender terhadap Komplikasi Hemodialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronis. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 348–362. https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.2956
Firooz, M., Mahmoodi Shan, G. R., Jouybari, L., Yazdi, K., & Osuji, J. (2024). Effect of Lavender Aromatherapy on Anxiety and Fatigue in Hemodialysis Patients: A Systematic Review and Meta-Analysis. Iranian Journal of Public Health. https://doi.org/10.18502/ijph.v53i3.15135
Metekohy, F. A. (2021). Latihan Progressive Muscle Relaxation (Pmr) Terhadap Penurunan Fatigue pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Di Unit Hemodialisa Rsud Dr. M. Haulussy Ambon. Jurnal Keperawatan Indonesia Timur (East Indonesian Nursing Journal), 1(1), 12–21.
Mohammadpourhodki, R., Sadeghnezhad, H., Ebrahimi, H., Basirinezhad, M. H., Maleki, M., & Bossola, M. (2021). The Effect of Aromatherapy Massage With Lavender and Citrus Aurantium Essential Oil on Quality of Life of Patients on Chronic Hemodialysis: A Parallel Randomized Clinical Trial Study. Journal of Pain and Symptom Management, 61(3), 456-463.e1. https://doi.org/10.1016/j.jpainsymman.2020.08.032
Rahimi, E., Sedighi Chafjiri, A., Hasavari, F., Kazem Nezhad Leyli, E., Naseri, M., & Khosravi, M. (2022). Evaluation of the Effect of Lavender Aroma on Fatigue Among Hemodialysis Patients. Holistic Nursing Practice, 36(2), 76–84. https://doi.org/10.1097/HNP.0000000000000501
Setiawati, M., Inayati, A., Hasanah, U., Dharma, A. K., & Metro, W. (2024). Penerapan Slow Deep Breathing Dan Aromaterapi Lavender terhadap Fatigue Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Ruang Hemodialisa Rsud Jend. Ahmad Yani Metro. Jurnal Cendikia Muda, 4(2).
Tamarah, E., Soleha, U., Santy, W. H., & Hasina, S. N. (2024). The Effect of Deep Breathing Exercise Therapy Combination of Aromatherapy Based on Orem’s Self Care Theory on Fatigue and Sleep Quality in Chronic Kidney Disease Patients Hemodialysis. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(1), 247–256. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i1.4198
Taslim, M. A., & Hakim, L. (2024). The Effectiveness of Aromatherapy on Sleep Quality, Anxiety, and Fatigue in Patients Undergoing Hemodialysis : A Systematic Review. Nursing Care Journal, 3(2).
Tsirigotis, S., Polikandrioti, M., Alikari, V., Dousis, E., Koutelekos, I., Toulia, G., Pavlatou, N., Panoutsopoulos, G. I., Leftheriotis, D., & Gerogianni, G. (2022). Factors Associated With Fatigue in Patients Undergoing Hemodialysis. Cureus, 14(3). https://doi.org/10.7759/cureus.22994
Wahyuni, N. W. S., Ni, Y., Yusniawati, P., Widiantara, I. K., Teknologi, I., Kesehatan, D., & Abstrak, B. (2023). Efektivitas Pemberian Terapi Inhalasi Aromaterapi Lavender Untuk Mengatasi Tingkat Kelelahan (Fatigue) Pada Pasien CKD (Cronic Kidney Disease) Saat Hemodialisis Di Ruang Hemodialisis Rumah Sakit ARI CANTI. Jurnal Inovasi Kesehatan Adaptif, 5.
Wibowo, W. A., Herman, & Yulanda, N. A. (2020). The Effect Of Intradialysis Exercise And Aromatherapy Lavender To Scores Fatigue Patient Hemodialysis In RSU Yarsi Pontianak. Jurnal ProNers, 5(1), 2020.
Wijayanti, A. E., Bara, A. A., & Riton, H. (2022). Edukasi Dan Pengenalan Aromaterapi Lavender TerhadapTingkat Kelelahan (Fatigue) Pada Pasien Hemodialisa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan (JPKMK), 2(4).




