Evaluasi Manajemen Obat dan Hubungannya Dengan Kualitas Pelayanan Farmasi

Authors

  • Edi Sutarmanto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ar-Rum
  • Diah Ayu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ar-Rum

Keywords:

evaluasi manajemen obat, kualitas pelayanan kefarmasian

Abstract

Manajemen obat di klinik menjadi salah satu unsur penting dalam manajerial klinik secara keseluruhan karena aspek mutu dalam pelayanan obat terjamin akan meningkatkan mutu pelayanan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran manajemen obat farmasi rawat jalan dan menganalisis hubungan manajemen obat dengan kualitas pelayanan farmasi rawat jalan Klinik Pratama. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pegawai klinik dan pasien dewasa yang sedang mengambil obat di Klinik Pratama Rawat Inap. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuisioner secara langsung kepada responden. Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa ke empat fungsi manajemen obat mempunyai nilai t hitung < t tabel dan signifikansi < 0,05. Nilai t hitung pada fungsi perencanaan yaitu 3,969 > 2,004 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, pengorganisasian 3,265 > 2,004 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, pengarahan 6,843 > 2,004 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan pengawasan menghasilkan nilai t hitung sebesar 7,680 > 2,004 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sehingga terdapat hubungan antara manajemen obat dengan kualitas pelayanan farmasi. Gambaran manajemen obat di Klinik Pratama menghasilkan nilai rata-rata 85% sehingga dalam kategori baik dan membuktikan adanya hubungan yang kuat antara empat fungsi manajemen obat dengan kualitas pelayanan farmasi di Klinik Pratama

References

Arifin, S., Rahman, F., Wulandari, A., & Anhar, V. Y. (2013). Buku Dasar-dasar Manajemen Kesehatan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Athoillah, A. (2010). Dasar-dasar Manajemen. CV Pustaka Setia.

Chaira, S., Zaini, E., & Augia, T. (2016). Evaluasi Pengelolaan Obat pada Puskesmas di Kota Pariaman. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 3(1), 35. https://doi.org/10.29208/jsfk.2016.3.1.97

Debi, D. (2016). Evaluation Management of Drugs and Relations with Quality of Outpatient Pharmacy Services in One of Hospital Pontianak City. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 5(1), 56–66. https://doi.org/10.15416/ijcp.2016.5.1.56

Diana, K., Tandah, M. R., & Basuki, M. (2019). Pelaksanaan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Kota Palu. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 11(1), 45–54. https://doi.org/10.33096/jifa.v11i1.504

Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan. (1997). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika. Icassp, 21(3), 295–316.

Kalijogo, R. F. M. (2019). Analisis Kualitas pelayanan Pasien Klinik Pratama Dengan Metode Servqual Dan. Jurnal Ekonomi,Bisnis, Dan Akuntansi, 21(03).

Kemenkes RI No. 34. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 34 Tahun 2021 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Klinik. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 101, Jakarta.

Kusumah, A., & Nurdiaman, M. (2013). Pengaruh Pengawasan Terhadap Kualitas Pelayanan Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Kabupaten Garut. Jurnal Pembangunan Dan Kebijakan Publik, 4(01), 20–29. http://journal.uniga.ac.id/index.php/JPKP/article/view/207%0Ahttps://journal.uniga.ac.id/index.php/JPKP/article/download/207/193

Nurlaela, Syarifuddin Yusuf, & Usman. (2022). Manajemen Pengelolaan Obat Di Puskesmas Kabere Kabupaten Enrekang. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 5(2), 152–160. https://doi.org/10.31850/makes.v6i2.774

Nurmiwiyati, N., Oktrivina DS, A., Aritonang, M., & Kosasih, K. (2020). Pengaruh Ketersediaan Obat dan Kualitas Pelayanan Farmasi terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien Rawat Jalan (Studi pada Rumah Sakit Ibu dan Anak PKU Muhammadiyah Cipondoh, Tangerang). Jurnal Surya Medika, 6(1), 32–38. https://doi.org/10.33084/jsm.v6i1.1474

Oktaviati, E. (2021). Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Tingkat IV Samarinda. Prosiding Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan …, 72. http://jurnal.stiksam.ac.id/index.php/prosiding/article/view/586

Prabandari, S. (2018). Gambaran Manajemen Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Permata Kota Tegal. Jurnal Para Pemikir, 7(1), 202–208.

Soeherman, M. (2018). (2018). Pengaruh Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Rumah Sakit Terhadap Kualitas Pelayanan Di Instalasi Farmasi RS.dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya. In Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi (Vol. 18, Issue 1). https://doi.org/10.36465/jkbth.v18i1.312

Sudibyo Supardi, Handayani Rini Sasanti, Herman M.J, Raharni, & Susyanty Andi Leny. (2012). 137263-ID-kajian-peraturan-perundang-undangan-tent. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 2(1), 20–27.

Tampa’i, D. D. (2022). Hubungan Pelaksanaan Fungsi Manajemen Perencanaan terhadap Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Masa Covid-19. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(5), 1582–1587. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i5.611

Umi Athijah, Liza Pristianty, H. P. P. (2011). Buku Ajar Preskripsi: Obat dan Resep Jilid 1. Pusat Penerbitan dan Percetakan Unair (AUP).

Veramasari, F., Afandi, D., & Yunita, J. (2022). Analisis Manajemen Pengelolaan Sediaan Farmasi ( Studi Kasus Pada Klinik Daerah Kota Dan Desa ) Management Analysis Of Pharmaceutical Stock Management ( Case Study At City And Village Regional Clinics ). Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo, 8(1), 21–32.

Published

2025-09-25

How to Cite

Sutarmanto, E., & Ayu, D. (2025). Evaluasi Manajemen Obat dan Hubungannya Dengan Kualitas Pelayanan Farmasi . Indonesian Journal of Global Pharmacy, 1(1), 19–28. Retrieved from https://jurnal2.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJGP/article/view/463