Optimasi Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Bengkuang (Pachyrhizus Erosus ) Dengan Variasi Komposisi Bahan Pengisi Avicel pH 101 Dan Bahan Penghancur Explotab

Authors

  • Abdul Roni Universitas Ngudi Waluyo
  • Salsabiela Dwiyudrisa Suyudi Universitas Ngudi Waluyo

Keywords:

avicel ph 101, bengkoang, explotab, tablet hisap

Abstract

Buah bengkuang di Indonesia tidak merata di berbagai daerah, melainkan hanya beberapa daerah tertentu yang aktif membudidayakan bengkuang. Seperti bengkuang yang saya pilih terdapat di desa Mangunharjo, kecamatan Subah, kabupaten Batang, desa ini terletak di dataran tinggi dengan salah satu komoditas unggulnya yaitu bengkuang. Selain dijadikan bahan makanan buah bengkuang juga dapat digunakan sebagai antioksidan karena memiliki kandungan vitamin C, flavonoid dan saponin yang mampu mencegah kerusakan kulit oleh radikal bebas (Kharisma et al., 2018). Tujuan penelitian ini, antara lain :Mengetahui ekstrak buah bengkuang dapat diformulasikan dalam sediaan tablet hisap dengan variasi komposisi bahan pengisi avicel pH 101 dan penghancur Explotab. Mengetahui Formulasi optimum tablet hisap ekstrak buah bengkuang yang menghasilkan karakteristik tablet terbaik. : Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian eksperimental laboratorium. Pemembuat sediaan tablet hisap menggunakan metode granulasi basah dengan ekstrak bengkuang dan bahan pengisi Avicel pH 101 dan Explotab. Formula Avicel ph 101 konsentrasi 31%, 29,5%, 29% dan explotab konsentrasi 2%, 3,5%, 4%. Pengujian sediaan melewati evaluasi granul meliputi, Waktu alir, Sudut diam, dan Kompresibilitas dilanjut evaluasi tablet meliputi uji kekerasan, uji kerapuhan, uji keseragaman bobot, dan uji waktu larut. Data yang diperoleh kemudian di analisis melalui prosedur Analisa data bivariate, untuk mengetahui adanya perbandingan atau perbedaan dilakukan analisa dengan uji  One-Way dan Post hoc. Menunjukkan hasil bahwa pengukuran uji anova pada sediaan tablet hisap dengan nilai signifikan p value 0.000 artinya sediaan tablet hisap memiliki perbedaan yang signifikan. Menurut (Iskandar et al., 2020), penggunaan uji one way anova memiliki syarat yaitu sampel berasal dari kelompok independent, variabel faktor bersifat non metrik (data kategori), data masing-masing kelompok berdistribusi normal, dan varian antar kelompok harus homogen (Iskandar et al., 2020). Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :Ekstrak bengkuang dapat diformulasikan dalam sediaan tablet hisap dengan variasi komposisi bahan pengisi avicel ph 101 31%, 29,5%, 29% dan bahan pengHncur explotab 2%,3,5%, dan 4%.Dalam penelitian ini formulasi tablet hisap terbaik ekstral bengkuang yang menghasilkan karakteristik terbaik yaitu  formula II dengan konsentrasi Avicel ph 101 29,5% dan explotab 3,5%.

References

Andarina, R., & Djauhari, T. (2017). Antioksidan Dalam Dermatologi. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 4(1), 39–48.

Arumsari, R. Y., 2013, Pengaruh Penggunaan Kombinasi Pemanis Aspartam-Sorbitol terhadap Sifat Fisik dan Tanggapan Responden pada Tablet Hisap Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.), Skripsi, Universitas Wahid Hasyim, Semarang.

BPOM, 2014, Keputusan No.12 Tahun 2014 Tentang Obat Tradisional, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan RI, Jakarta.

Depkes RI, 1995, Farmakope Indonesia, Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Departemen Kesehatan RI., 1979, Farmakope Indonesia, Edisi III, Jakarta: Depkes RI.

Faisal, H. (2019). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Okra (Abelmoschus esculentus L . Moench) dengan Metode DPPH ( 1 , 1- diphenyl-2-picrylhydrazyl ) dan Metode ABTS. Regional Development Industry & Health Science, Technology and Art of Life, 2 (1), 1–5.

Fudholi, Achmad., Marchaban, Saifullah, T.N., Martien, R., Kuswahyuning, R., Bestari, AN., 2016, Seri Buku Petunjuk Praktikum Teknologi Farmasi: Formulasi dan Teknologi Sediaan Padat, Fakultas Farmasi

Guanjun, N., Jiao, S., Yanru, H., Jing, S., Jianhua, L., Guangde, Y., & Yiping, L., 2014, Dissociation Constants and Solubilities of Daidzein and Genistein in Different Solvents, Journal of Chemical and Engineering Data, (59), 1304- 1311.

Handayany, G. N., Umar, I., & Ismail, I. (2018). Formulasi dan uji efektifitas Antioksidan Krim Ekstrak Etanol Daun Botto-Botto (Chromolaena odorata L.) dengan METODE DPPH. Jurnal Kesehatan, 11(2), 86. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v11i2.5944

Kokafrinsia, Z. T., & Saryanti, D.2021. OPTIMASI CAMPURAN AVICEL PH 101 DAN LAKTOSA SEBAGAI BAHAN PENGISI PADA TABLET EKSTRAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) SECARA GRANULASI BASAH. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 3(2), 102-116.

Kusuma, I. Y., & Prabandari, R. 2020. Optimasi Formula Tablet Piroksikam Menggunakan Eksipien Laktosa, Avicel pH-101, dan Amprotab dengan Metode Simplex Lattice Design. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia, 17(1), 31-44.

Kusumo, N. N., & Mita, S. R.2016. Pengaruh Natural Binder pada Hasil Granulasi Parasetamol. Farmaka, 14(1), 228-235. Legowo, D.B.2021 .Pengaruh Perbandingan Konsentrasi Crospovidone Dengan Amilum Oryzae Sebagai Bahan Penghancur Pada Oral Fat Dissolving Tablet Domperidone Base.AFAMEDIS,3(1),75-83.

Kharisma, R., Sari, I. P., & Bestari, A. N. (2018). Optimasi Formula Tablet Ekstrak Umbi Bengkuang (Pachyrhizus erosus) dengan Variasi Komposisi Bahan Pengisi Avicel pH 101 dan Bahan Penghancur Crospovidone. Traditional Medicine Journal, 23(1), 9–15. https://jurnal.ugm.ac.id

Mindawarnis, M., & Hasanah, D. 2017. Formulasi Sediaan Tablet Ekstrak Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus L.) dengan Variasi Polivinil Pirolidon (PVP) Sebagai Pengikat dan Evaluasi Sifat Fisiknya. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 12(1), 12-26.

Nuraisyah, & Dalimunthe, G. I. (2022). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Tablet Hisap dari Sari Jagung (Zea mays L.) dengan Jenis Pengikat Gom Arab dan Putih Telur. Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan, 1(2), 133–141.

Nurzaman, F., Djajadisastra, J., & Elya, B. (2018). Identifikasi Kandungan

Saponin dalam Ekstrak Kamboja Merah (Plumeria rubra L.) dan Daya Surfaktan dalam Sediaan Kosmetik. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 8(2), 85–93. https://doi.org/10.22435/jki.v8i2.325

Soemarie, Y. B., Sa'adah, H., & Marginingsih, T.2018. Formulasi Orally Disintegrating Tablet (ODT) Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum americanum L.) Dengan Menggunakan Explotab®. Jurnal Ilimiah Manuntung. 4(1): 1-7

Syabania, M., Pambudi, D. B., Wirasti, W., & Rahmatullah, S. 2021.Karakteristik dan Evaluasi Granul Ekstrak Daun Kersen (Muntingia calabura L.) dengan Metode Granulasi Basah. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan (Vol. 1, pp. 1737-1746).

Syofyan, Yanuanto, T. and Octavia, M. D.2015. Effect of Combination of Magnesium Stearate and Talc as a Lubricant on Dissolution Profile of Ibuprofen Tablets. Jurnal Sains dan Farmasi Klinis, 1(2), pp. 195-206. Tovey, G. D., 2018. Pharmaceutical formulation the sciene and technology

Rabbani, F., Husni, P., & Hartono, K. (2017). Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Kering Daun Sirih Hijau (Piper betle L). Farmaka, 15(1), 185–199.

Werdhasari, A. (2014). Peran Antioksidan Bagi Kesehatan. Jurnal Biomedik Medisiana Indonesia, 3(2), 59–68.

Widyatmoko, A., Hastutik, D., Sudarmanto, A., & Lukitaningsih, E. (2016). Vitamin C, Vitamin A and Alpha Hydroxy Acid In Bengkoang (Pachyrhizus Erosus). Majalah Obat Tradisional, 21(1), 48–54.UGM, Yogyakarta.

Published

2025-09-11

How to Cite

Roni, A., & Dwiyudrisa Suyudi, S. (2025). Optimasi Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Bengkuang (Pachyrhizus Erosus ) Dengan Variasi Komposisi Bahan Pengisi Avicel pH 101 Dan Bahan Penghancur Explotab. Indonesian Journal of Global Pharmacy, 1(1), 1–8. Retrieved from https://jurnal2.globalhealthsciencegroup.com/index.php/IJGP/article/view/45