The Relationship between Stunting and Toddler Development

Authors

  • Asmarawanti Asmarawanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi
  • Fani Oktavia Putri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sukabumi

DOI:

https://doi.org/10.37287/ijghr.v8i5.685

Keywords:

development, infants, stunting

Abstract

Child development is the process of increasing the capabilities of the body's structure and function. There are various factors that influence toddler development, and special attention needs to be given to poor nutritional status, one of which is stunting. The objective of the study was to determine the relationship between stunting and development in toddlers. This study employed a correlational method with a cross-sectional design. The study population consisted of mothers with toddlers, with a sample size of 224 people. The sampling technique used was cluster random sampling. Data collection used observation sheets covering the age and height of toddlers and the Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP). Statistical analysis used Continuity Correction. The results show that most respondents were not stunted and had normal development, namely 187 people (83.5%). Statistical testing yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05), meaning that there is a relationship between stunting and toddler development. There is a link between stunting and toddler development. Community health centres are expected to increase their activities in checking growth and development and monitoring the nutritional status of toddlers on a regular basis.

References

Afrida, B. R., & Aryani, N. P. (2022). Hubungan Stunting terhadap Perkembangan Motorik Balita. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 459–463. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1846

Black, M. M., Walker, S. P., Fernald, L. C. H., Andersen, C. T., DiGirolamo, A. M., Lu, C., & Grantham-McGregor, S. (2017). Early Childhood Development Coming of Age: Science Through The Life Course. The Lancet, 389(10064), 77–90. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(16)31389-7

Fadhilatusafitri, W., & Kurniati, N. (2025). Hubungan Status Gizi pada Ibu Hamil terhadap Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Imogiri II Bantu. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(11), 8635–8650.

Junaidi, J., Hakim, L., & Elmas, M. S. H. (2020). Penerapan Teknologi Hidroponik Tanaman Sawi sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan Stunting di Desa Pikatan Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Jurnal Abdi Panca Marga, 1(1), 1–5.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman Pelaksaaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusuma, I. R., Musafaah, M., & Purwati, P. (2025). Keluarga Berencana: Upaya Pencegahan Stunting melalui Perencanaan Keluarga Masa Pra Konsepsi. Penerbit Nuansa Fajar Cemerlang.

Laily, L. A., & Indarjo, S. (2023). Literature Review: Dampak Stunting terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(3), 354–364.

Majid, M., Tharihk, A. J., & Zarkasyi, R. (2022). Cegah Stunting melalui Perilaku Hidup Sehat. Penerbit NEM.

Nur, S., Punuh, A., Sudirman, A. A., & Modjo, D. (2023). Hubungan Stunting dengan Perkembangan Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Motolohu Kabupaten Pohuwato. Jurnal Kesehatan Tradisional, 1(2), 79–93. https://doi.org/10.47861/Usd.V1i2.257

Patimah, S. (2021). Stunting Mengancam Human Capital. Deepublish.

Rahmawati, D., Hasibuan, R., Nazar, L., Ratnaningsih, H. A., & Aliyah, R. (2025). Peran Kepedulian Orang Tua terhadap Dampak Nutrisi dalam Perkembangan Kognitif dan Motorik Anak pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Madinasika Manajemen Pendidikan Dan Keguruan, 6(2), 158–165. https://doi.org/10.31949/madinasika.v6i2.13996

Sari. (2024). Gambaran Karakteristik Ibu dan Anak pada Balita Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Purwosari Tahun 2023. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Sari, D. I., & Sari, I. P. (2022). Stunting dan Perkembangan Balita Usia 36-59 Bulan di Jakarta dan Papua. Nutri-Sains: Jurnal Gizi, Pangan Dan Aplikasinya, 6(2), 113–124. https://doi.org/10.21580/ns.2022.6.2.9183

Setyatama, I. P., Siswati, S., & Masturoh, M. (2023). Edukasi Stimulasi Perkembangan Balita dengan KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) di Desa Randusari Kecamatan Pagerbarang Kabupaten Tegal. Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri, 2(2), 105–113. https://doi.org/10.58192/Sejahtera.V2i2.742

Simanjuntak, V. (2023). Perkembangan Peserta Didik. Penerbit Adab.

Sinaga, D., Veronika, A., Arisandi, E., Ritha, A., & Rahmah, L. F. (2024). Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting dan Deteksi Penyimpangan Pertumbuhan pada Balita di Klinik Katarina Simanjuntak. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(2), 1–6.

Syahruddin, A. N., Ningsih, N. A., & Menge, F. (2022). Hubungan Stunting dengan Perkembangan Balita. Ilmu Kesehatan, 15(4), 327–332.

Syakir, A., & Darmiati. (2025). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dan Pendapatan Keluarga dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Tamangapa Makassar Tahun 2024. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kesehatan, 1(3), 51–59. https://doi.org/10.70817/jmbk.v1i3.20

Wahyuningsih, A. (2021). Hubungan Kejadian Stunting dengan Perkembangan Anak Usia 24-59 Bulan di Desa Wangen Polanharjo. INVOLUSI: Jurnal Ilmu Kebidanan, 11(1), 28–34. https://doi.org/10.61902/Involusi.V11i1.173

Yuningsih, Y., & Perbawati, D. (2022). Hubungan Jenis Kelamin terhadap Kejadian Stunting. Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot). Jurnal Ilmiah Kebidanan, 5(1), 48–53. https://doi.org/10.56013/jurnalmidz.v5i1.1365.

Downloads

Published

2026-09-03

How to Cite

Asmarawanti, A., & Putri, F. O. (2026). The Relationship between Stunting and Toddler Development. Indonesian Journal of Global Health Research, 8(5), 249–254. https://doi.org/10.37287/ijghr.v8i5.685

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.