Penerapan Psikoedukasi terhadap Penurunan Adiksi Gadget pada Remaja dengan Diagnosis Keperawatan Koping Individu Tidak Efektif: Studi Kasus

Authors

  • Ikfina Dwi Firlyawati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Shanti Wardaningsih Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.2049

Keywords:

adiksi gadget, asuhan keperawatan, koping individu tidak efektif, psikoedukasi, remaja

Abstract

Penggunaan gadget yang semakin meningkat pada remaja berpotensi menimbulkan adiksi yang berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan sosial, sehingga diperlukan intervensi yang efektif untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan psikoedukasi dalam menurunkan adiksi gadget pada remaja dengan diagnosa koping individu tidak efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan jiwa secara komprehensif yang meliputi tahap pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi pada An. G usia 17 tahun. Intervensi diberikan melalui delapan kali pertemuan psikoedukasi yang mencakup pengkajian dan building rapport, pengenalan masalah, identifikasi pemicu, manajemen perilaku, strategi koping, penguatan dan motivasi, pencegahan kekambuhan dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat adiksi yang ditandai dengan berkurangnya durasi penggunaan gadget dari 10 jam menjadi 6 jam per hari, menurunnya skore adiksi gadget dari 91 ke 88, serta peningkatan kemampuan kontrol diri, perbaikan pola tidur, dan keterlibatan dalam aktivitas positif. Dengan demikian, psikoedukasi terbukti efektif dalam membantu remaja mengelola penggunaan gadget secara lebih adaptif dan meningkatkan kemampuan koping individu.

References

Akbar, H. (2020). Penyuluhan Dampak Perilaku Kecanduan Game Online Terhadap Kesehatan Remaja di SMA Negeri 1 Kotamobagu. Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ), 1(2), 42–47. https://doi.org/10.37385/ceej.v1i2.108

Anggraeni, A. D., & Djudiyah. (2026). Psikoedukasi Self Managament untuk Menurunkan Adiksi Smartphone pada Remaja. November 2025.

APJII. (2024). APJII Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang. 2024.

Fahrizal, Y., & Faiga, N. (2021). Interest in Learning of Indonesian Students with Online Gaming Addiction In The Academic Learning Process. Media Keperawatan Indonesia, 4(1), 36. https://doi.org/10.26714/mki.4.1.2021.36-46

Firdaus, W., & Marsudi, M. S. (2021). Konseling Remaja yang Kecanduan Gadget Melalui Terapi Kognitif Behavior. Studia: Jurnal Hasil Penelitian Mahasiswa, 6(1), 15–24. https://doi.org/10.32923/stu.v6i1.1980

Fitriyanti, K., & Yoenanto, nono hery. (2025). The Effectiveness of Psychoeducation Based on Problem-Based Learning to Enhance Subjective Efektivitas Psikoedukasi Berbasis Problem-Based Learning Untuk Meningkatkan Subjective. 14(1), 102–108.

Hoirot, I. M., Nuryono, W., Khusumadewi, A., Studi, P., & Surabaya, U. N. (2025). Adiksi Gadget : Permasalahan dan Intervensi. 9(1), 18–23. https://doi.org/10.20961/jpk.v9i1.99623

Kemp, S. (2024). Digital 2024: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2024-indonesia

Mumbaasithoh, L., Ulya, F. M., & Rahmat, K. B. (2021). Kontrol Diri dan Kecanduan Gadget pada Siswa Remaja. Jurnal Penelitian Psikologi, 12(1), 33–42. https://doi.org/10.29080/jpp.v12i1.507

Puspitasari, R. (2025). Pengguna Internet RI 2025 Tembus 229,4 Juta, Gen Z Mendominasi. https://www.cloudcomputing.id/berita/pengguna-internet-ri-2025-229-4-juta?utm_source=chatgpt.com

Rini, M. K., & Huriah, T. (2020). Prevalensi dan Dampak Kecanduan Gadget Pada Remaja: Literature Review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 185–194. https://doi.org/10.30651/jkm.v5i1.4609

Sanchez, carmen m galvez, & Montoro, cassandra i. (2023). behavioral sciences Psychoeducation for Fibromyalgia Syndrome : A Systematic Review of Emotional , Clinical and Functional.

Siahaan, M. (2023). Number of smartphone users in Indonesia from 2018 to 202. https://www.statista.com/forecasts/266729/smartphone-users-in-indonesia

Sidik, M. B., & Laili, N. (2025). Psychoeducation and Self Esteem Improvement Among Junior High Bullying Victims: Pendidikan Psikologis dan Peningkatan Harga Diri pada Korban Perundungan di Sekolah Menengah Pertama Moch. 10(2). https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12531

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

WHO. (2024). Adolescent health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health/#tab=tab_1

Widodo, A., & Sutisna, D. (2021). Fenomena Gadget Addicted Pada Anak Usia Sekolah Dasar Selama Studi From Home. Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 36–45. https://doi.org/10.29408/didika.v7i1.3090.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Firlyawati, I. D., & Wardaningsih, S. (2026). Penerapan Psikoedukasi terhadap Penurunan Adiksi Gadget pada Remaja dengan Diagnosis Keperawatan Koping Individu Tidak Efektif: Studi Kasus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 335–342. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.2049

Similar Articles

<< < 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.