Hubungan Lama Pengobatan dengan Penerimaan Diri (Self Acceptance) pada Penderita Tuberkulosis Paru Usia Produktif

Authors

  • Hasanah Hasanah Universitas Prima Indonesia
  • Tiarnida Nababan Universitas Prima Indonesia
  • Zakiah Zakiah Universitas Prima Indonesia
  • Nur Aflah Universitas Prima Indonesia
  • Afridayani Afridayani Universitas Prima Indonesia
  • Wahyu Juliana Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1971

Keywords:

lama pengobatan, penerimaan diri (self acceptance), usia produktif

Abstract

TBC merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis, Penyakit tuberkulosis umumnya bisa disembuhkan melalui pengobatan teratur dalam jangka waktu enam bulan. Lamanya pengobatan merupakan satu faktor yang berdampak pada penerimaan diri atau self–acceptance pada pasien tuberculosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama pengobatan dengan penerimaan diri (self acceptance) pada penderita tuberkulosis paru usia produktif di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Langsa Kota. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Langsa sebanyak 67 pasien teknik pengambilan sampel dilakukan secara Total Sampling. Peneliti mengumpulkan data menggunakan kuesioner dikatakan valid apabila nilai r hitung > r tabel (0,444), dan dikatakan reliable apabila nilai r > 0,60 dan teknik Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengobatan pasien tuberculosis paru usia produktif sebagian besar dalam fase intensive (0-2 bulan) sebanyak 35 responen (52,2%), penerimaan diri pasien tuberkulosis paru usia produktif sebagian besar rendah sebanyak 35 responden (52,2%) dan sebagian kecil memiliki penerimaan diri yang tinggi sebanyak 12 responden (17,9%). Ada hubungan lama pengobatan dengan penerimaan diri pasien tuberkulosis paru usia produktif dengan p-value 0,001 (p<0,05).

 

References

Akbar, M. T., Sulistyaningsih, D. R., & Wahyuningsih, I. S. (2025). Hubungan Stigma Diri Dan Lama Pengobatan Dengan Tingkat Stres Pada Pasien TB Paru Di RS Bhakti Asih Brebes. An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 3(2), 36-51.

Anggraeni, F. L., & Pratikto, H. (2021). Mindfulness dan Self-Acceptance pada Pasien Dengan Penderita Tuberkulosis. Journal of Syntax Literate, 6(2), 969-976.

Dinas Kesehatan Kota Langsa. (2025). Profil Kesehatan Kota Langsa Tahun 2025. Kota Langsa.

Dofi, I., Widhiyanto, A., & Kusyairi, A. (2024). Hubungan Lama Pengobatan Dengan Penerimaan Diri (Self Acceptance) Pada Penderita TBC di Wilayah Kerja Puskesmas Krejengan Kabupaten Probolinggo. Journal of Nursing Science (JNS), 1(1), 09-16.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Dalam Angka. Jakarta: Kementrian Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

Kristiyanti, T. D., Victoria, A. Z., & Tanujiarso, B. A. (2025). Hubungan Penerimaan Diri Terhadap Kualitas Hidup Pasien HIV di Klinik VCT. Jurnal Ilmiah Keperawatan dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA), 3(2), 1-9.

Maulaya. (2024). Pengaruh Edukasi Tentang Tbc Berbasis Grup Wa Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tbc Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Kendit Situbondo. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandiri Cendekia, 3(1), 32–39.

Noviana, M. (2021). Korelasi antara Lama Menjalani Pengobatan Tuberkulosis Paru dengan Skor Depresi pada Pasien Tuberkulosis Paru yang Menjalani Pengobatan di Poliklinik Paru RSUD Dr . Pirngadi Medan. NJM 6(2): 62–64.

Pandini, I., Lahdji, A., Noviasari, N. A., & Anggraini, M. T. (2022). The Effect of Family Social Support and Self-Esteem in Improving the Resilience of Tuberculosis Patients. Media Keperawatan Indonesia, 5(1), 14-21.

Rismawati, R. D., Salam, A. Y., & Nusantara, A. F. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Penerimaan Diri Pasien Tbc Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukapura. Health Research Journal, 1(2), 22-33.

Syahrani, F., Lestari, H., & Irma, I. (2025). Faktor Risiko Kejadian TBC pada Usia Produktif di Puskesmas Poasia, Kota Kendari Tahun 2024. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat, 4(3), 221-229.

Widayati, Agustina dan Akiswi. (2025). Pengaruh Lamanya Pengobatan Terhadap Tingkat Depresi Pada Penderita Tuberkulosis (TB) Paru Di Wilayah Puskesmas Grobogan. Journal of TSCS1Kep. 10 (1), Halm : 132-139.

Yuriko, Y, A, G dan Wahyudi, A. (2024). Determinan Kejadian TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenten Laut Kabupaten Banyuasin. Health Care: Jurnal Kesehatan, 13(1), 128–135.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Hasanah, H., Nababan, T., Zakiah, Z., Aflah, N., Afridayani, A., & Juliana , W. (2026). Hubungan Lama Pengobatan dengan Penerimaan Diri (Self Acceptance) pada Penderita Tuberkulosis Paru Usia Produktif. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 8(2), 411–418. https://doi.org/10.37287/jppp.v8i2.1971

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.